Update

Didukung Pemkab Bogor, Program Digitalisasi Masjid Dipresentasikan di Istana Negara

JAKARTA Siber24jam.com – Inisiatif transformasi digital masjid yang digagas Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bogor bersama iSalaam dan Bank BJB Syariah memperoleh perhatian pemerintah pusat. Program tersebut dipresentasikan di Istana Negara dan diterima langsung oleh Kepala Staf Presiden, Muhammad Qodari, beserta jajaran dalam rangka sosialisasi dan pemaparan konsep digitalisasi masjid berbasis sistem terintegrasi.

Delegasi yang hadir terdiri dari Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bogor H. TB Irwan Kurniawan, CEO iSalaam Prof. H. Munawar Fuad, serta Direktur Utama Bank BJB Syariah Arief Setyahadi.

Program transformasi digital tersebut mencakup beberapa aspek strategis, antara lain pembangunan basis data masjid terpadu dan terverifikasi, digitalisasi tata kelola administrasi serta keuangan masjid, integrasi sistem perbankan syariah dalam pengelolaan dana umat, hingga pengembangan platform layanan jamaah berbasis pemberdayaan ekonomi dan sosial.

CEO iSalaam, Prof. H. Munawar Fuad, menegaskan bahwa transformasi digital masjid bukan sekadar modernisasi administratif, melainkan bagian dari penguatan tata kelola kelembagaan masjid yang transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi multipihak antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, dan komunitas keagamaan.

Menurutnya, Kabupaten Bogor berpotensi menjadi percontohan nasional (role model) dalam implementasi digitalisasi masjid. Hal tersebut didukung komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam penguatan fungsi masjid, termasuk pembangunan Masjid Nurul Wathon sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Ketua DMI Kabupaten Bogor, H. TB Irwan Kurniawan, menyampaikan bahwa proses penataan menuju transformasi digital telah dimulai secara bertahap. Pendataan menyeluruh menjadi prioritas utama mengingat jumlah masjid di Kabupaten Bogor yang sangat besar dan tersebar di berbagai wilayah.

Ia menambahkan, sinergi bersama iSalaam diharapkan dapat mempercepat proses integrasi data dan sistem sehingga seluruh masjid terdaftar secara komprehensif dan terdokumentasi dengan baik. Digitalisasi ini dinilai sebagai kebutuhan mendesak guna memastikan tata kelola masjid berjalan secara profesional, transparan, serta mampu meningkatkan peran masjid dalam pemberdayaan masyarakat.

Transformasi digital masjid di Kabupaten Bogor diharapkan tidak hanya memperkuat aspek administrasi dan keuangan, tetapi juga mendorong optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat peradaban, pendidikan, dan pengembangan ekonomi umat berbasis teknologi.

Berita Lainnya

Tags:

Update News

Sekda Kabupaten Bogor Turun Langsung Tangani Sumbatan Kali Baru, Tindak Lanjuti Arahan Bupati Rudy Susmanto

CIBINONG Siber24jam.com – Menindaklanjuti arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat...

Normalisasi Kali Angke I Dilanjutkan, Fokus Tertibkan Bangunan Liar dan Bersihkan Sempadan Sungai

KEMANG Siber24jam.com – Atas arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali melanjutkan...

644 Murid Baru Ikuti Pembekalan Pra-MATAMUDA, MAN 1 Bogor Perkuat Adaptasi dan Pembentukan Karakter

Bogor, Siber24jam.com – Sebanyak 644 murid baru MAN 1 Bogor mengikuti kegiatan Pembekalan Pra-Masa Ta’aruf...

Pengajian Rutin Jurnalis Al Qalam Kembali Digelar, KH Achmad Yaudin Sogir Bahas Makna Husnul Khatimah

Siber24jam.com, BOGOR – Pengajian rutin jurnalis Majelis Al Qalam kembali digelar di Kantor Portal BMSN,...