Bogor (MAN 1 Bogor) Siber24jam.com – MAN 1 Bogor menjadi tuan rumah kegiatan Pendampingan dan...
Bogor, Siber24jam.com – Pemerintah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 di Auditorium Aysha SIT Al-Madinah, Cibinong, pada Senin (10/2/2025). Acara ini menjadi wadah strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat untuk pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Mewakili Pj. Bupati Bogor, bagian Protokol Setda, Bangun Sapta, membuka acara dengan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyusun program prioritas pembangunan. “Pemerintah Kabupaten Bogor mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai program pembangunan. Sinergitas ini harus terus dijaga agar program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Tiga Indikator Evaluasi Pembangunan
Bangun Sapta menjelaskan bahwa evaluasi program pembangunan didasarkan pada tiga indikator utama:
1.Kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik.
2.Identifikasi permasalahan utama sebagai dasar penyusunan usulan prioritas.
3.Penetapan program prioritas yang mempertimbangkan dinamika dan isu strategis di tingkat kecamatan, daerah, hingga nasional.
“Pembangunan harus sejalan dengan agenda nasional seperti pengentasan kemiskinan ekstrem, penurunan pengangguran, pengendalian inflasi, dan pemerataan pembangunan antarwilayah,” tambahnya.
Sekretaris Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Endik Supiani, menekankan bahwa seluruh usulan masyarakat akan diinput ke dalam sistem Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). “Setiap usulan yang masuk akan tercatat, baik yang terealisasi maupun yang belum, mengingat keterbatasan anggaran,” jelasnya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, KH. Agus Salim, menekankan pentingnya kekeluargaan dalam proses pembangunan. “Kami di DPRD siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk membangun Kabupaten Bogor yang lebih baik. Mari bersama-sama menciptakan ruang kolaborasi demi Bogor yang lebih maju,” ujarnya.
Camat Cibinong, Acep Sajidin, mengungkapkan bahwa Musrenbang ini merupakan lanjutan dari tahap pra-Musrenbang di tingkat kelurahan. “Semua usulan sudah terakomodasi sehingga tidak ada lagi pertanyaan berulang. Selain Musrenbang, usulan juga bisa diajukan melalui SKPD atau DPRD dapil 1,” katanya.
Lebih lanjut, Acep menyampaikan bahwa pagu anggaran yang tersedia untuk realisasi usulan di Kecamatan Cibinong mencapai Rp24 miliar lebih. “Hasil Musrenbang ini diharapkan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
Dengan komitmen bersama antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, Musrenbang Kecamatan Cibinong 2026 menjadi langkah nyata dalam memastikan pembangunan yang efektif, efisien, dan tepat sasaran.



















