Update

KLHK Perlu Perkuat Program TPS3R untuk Atasi Masalah Sampah Nasional

Semarang, Siber24jam.com – 26 Desember 2024  Anggota Komisi XII DPR RI, Muh Haris, menegaskan pentingnya peran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam memperkuat program Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) guna mengatasi permasalahan sampah di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan TPS3R dapat menjadi solusi strategis untuk mengurangi beban sampah yang terus menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA).

 

“Program TPS3R telah berhasil mengurangi hingga 40% sampah yang masuk ke TPA di beberapa daerah. Namun, efektivitasnya perlu ditingkatkan secara merata di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Muh Haris saat reses di Semarang, Jawa Tengah.

Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) KLHK, Indonesia menghasilkan sekitar 40,2 juta ton sampah per tahun. Sebanyak 57% merupakan sampah organik dan 17% berupa sampah plastik. Namun, hanya 60,4% dari total sampah yang berhasil dikelola, sementara sisanya masih mencemari lingkungan.

 

Haris menyoroti tantangan utama dalam pengelolaan TPS3R, yaitu minimnya infrastruktur, rendahnya partisipasi masyarakat, serta keterbatasan anggaran. Ia mencontohkan keberhasilan TPS3R di Kota Bandung yang mampu mengurangi hingga 35% sampah TPA, dan di Kota Bekasi yang mencapai tingkat efektivitas 70%. “Keberhasilan ini belum merata karena banyak daerah masih kekurangan fasilitas seperti mesin pencacah plastik dan komposter otomatis,” jelasnya.

 

Strategi Penguatan TPS3R

Haris mengusulkan beberapa langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas TPS3R, di antaranya:

1.Peningkatan Infrastruktur: Pemerintah harus menambah investasi untuk menyediakan peralatan seperti mesin pencacah plastik dan komposter otomatis di TPS3R.

2.Kampanye Nasional: Edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memilah sampah dari sumber perlu digalakkan, terutama di wilayah yang belum memiliki sistem pengelolaan sampah memadai

3 Kolaborasi dengan Sektor Swasta: Program Extended Producer Responsibility (EPR) harus diperluas agar perusahaan turut bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah dari produk mereka.

4.Pemanfaatan Teknologi Digital: Aplikasi pelaporan sampah dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi operasional TPS3R.

5 Insentif untuk Masyarakat: Pemerintah diharapkan memberikan apresiasi berupa insentif kepada masyarakat yang aktif memilah sampah atau mendukung program daur ulang.

 

Haris menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta diperlukan untuk memastikan program ini berjalan optimal. “Dukungan DPR akan kami fokuskan pada penguatan anggaran program lingkungan seperti TPS3R. Program ini tidak hanya mengurangi masalah sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui daur ulang dan produksi kompos,” tuturnya.

 

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersinergi. “Sampah adalah tanggung jawab bersama. Dengan kerjasama yang baik, kita tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan, tetapi juga menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” pungkasnya.

 

Muh Haris berharap langkah-langkah strategis ini mampu mendukung target KLHK dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih baik untuk masa depan Indonesia.

Berita Lainnya

Tags:

Update News

Rudy Susmanto Lanjutkan Penataan Wilayah di Babakan Madang, Prioritaskan Ketertiban dan Kenyamanan

Babakan Madang Siber24jam.com — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melanjutkan peninjauan penataan wilayah di sejumlah titik...

Rudy Susmanto Pastikan Penanganan Cepat Banjir Cigudeg, Enam Desa Terdampak dan Puluhan Warga Mengungsi

CIGUDEG Siber24jam.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memastikan Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat dan terkoordinasi...

Kunang-Kunang Punah: Malam Kehilangan Cahaya Alami dan Alam Masuk Fase Gelap  

BOGOR, Siber24jam.com – Peristiwa tak biasa terjadi pada Sabtu malam Minggu, 19 April 2026, di...

Presiden Prabowo Subianto Sidak Gudang Bulog di Magelang, Pastikan Stok dan Distribusi Beras Aman

Magelang, 18 April 2026 Siber24jam.com — Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Gudang...