Babakan Madang Siber24jam.com — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melanjutkan peninjauan penataan wilayah di sejumlah titik...
BOGOR, Siber24jam.com – Kabupaten Sukabumi dan Cianjur baru-baru ini dilanda bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah titik. Menanggapi situasi tersebut, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor melalui PWI Peduli Kemanusiaan (PEKA) bersama Forum Silaturahmi Freed Jabodetabek (Fosil) bergerak cepat menggalang donasi guna membantu para korban terdampak.
Ketua Umum Fosil, Saiful, menyampaikan bahwa penggalangan donasi dilakukan oleh berbagai komunitas yang tergabung dalam Fosil. Bantuan yang terkumpul telah disalurkan melalui PWI PEKA Kota Bogor untuk memastikan distribusi tepat sasaran.
“Kami dari Fosil mengadakan donasi peduli bencana alam di Sukabumi dan Cianjur. Bantuan yang kami kumpulkan akan disalurkan melalui PWI PEKA Kota Bogor agar sampai kepada yang benar-benar membutuhkan,” ungkap Saiful saat menyerahkan bantuan di sekretariat PWI Kota Bogor, Minggu (15/12/2024).
Adapun bantuan yang diserahkan terdiri dari pakaian layak pakai, beras, minyak goreng, susu UHT, dan makanan siap saji. “Semua bantuan ini merupakan hasil donasi dari komunitas-komunitas Fosil yang tersebar di berbagai wilayah seperti Jakarta, Bogor, Bekasi, Karawang, hingga Tangerang,” tambahnya.
Ketua PWI PEKA, Yudi Irawan, menyampaikan apresiasi atas solidaritas lintas komunitas dalam mendukung korban bencana alam. Ia juga menegaskan pentingnya peran aktif berbagai pihak dalam membantu sesama.
“Kami berterima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh rekan-rekan Fosil dan komunitas lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana. PWI PEKA siap memfasilitasi siapa saja yang ingin menyalurkan bantuan ke Sukabumi dan Cianjur,” kata Yudi.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. PWI PEKA dan Fosil berkomitmen untuk terus berada di garis depan dalam memberikan bantuan kemanusiaan.
Bencana yang melanda Sukabumi dan Cianjur memerlukan perhatian dan dukungan dari banyak pihak agar para korban dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan mereka. Solidaritas masyarakat adalah kunci utama dalam membantu proses pemulihan di wilayah terdampak.











