Cibinong, Siber24jam.com — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmennya untuk mengawal percepatan pembangunan Akademi Olahraga...
Bekasi, Siber24jam.com – Sejak zaman kolonial Belanda, budaya minum kopi di Indonesia telah berkembang. Awalnya, kebiasaan ini diperkenalkan oleh orang-orang Belanda melalui program tanam paksa, dan seiring waktu, menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pribumi.

Warung kopi atau warkop telah menjadi pusat interaksi sosial di Indonesia. Pemilik Warung Kopi Wayae di Jalan Pekayon Galaxy, Bekasi, mengungkapkan: “Warung kopi, kedai kopi, atau yang lebih kekinian disebut cafe, menjadi tempat nyaman untuk bertemu dan berinteraksi. Berbagai konsep menarik diaplikasikan demi menjadi pusat perhatian konsumen.”pada saat di temui awak media Sabtu,6 juli 2021

Di era milenial, konsep baru seperti cafe pinggir jalan dan warkop semi cafe semakin digemari. Reza Ami, pemerhati hukum Universitas Bhayangkara, menuturkan: “Cafenya menempati ruang kecil dengan menu beragam dan harga terjangkau. Tempatnya nyaman dan instagramable.”

Cafe pinggir jalan ini selalu ramai, bahkan hingga 24 jam. Lokasinya biasanya di pinggir jalan menuju kompleks perumahan, perkampungan, atau gang besar di dekat kantor, sekolah, atau pasar.
Penulis: Amar
Editor:Aliwardana













