Update

BSKDN Kemendagri Beri Kemudahan Pelaporan Inovasi Daerah di Wilayah Papua

Siber24jam.com – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berkomitmen mempermudah pelaporan inovasi daerah di wilayah Papua untuk tahun 2024. Upaya ini dilakukan dalam rangka mendorong perkembangan inovasi yang lebih signifikan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo menegaskan bahwa pihaknya akan menghimpun inovasi yang diinisiasi, diuji coba, maupun diimplementasikan pada tahun 2024 untuk daerah-daerah di wilayah Papua. “Kami lakukan ini untuk memberi keleluasaan pada daerah-daerah di Papua untuk menambah jumlah inovasi yang ada di daerah masing-masing,” ungkap Yusharto saat melakukan audiensi di Jayapura, Provinsi Papua, pada Kamis, 20 Juni 2024.

Sementara itu, bagi daerah lainnya, penilaian inovasi yang dilakukan pada tahun 2024 akan mencakup inovasi yang diimplementasikan pada tahun 2022 dan 2023. Kebijakan ini diambil agar terdapat kesetaraan dalam evaluasi dan apresiasi terhadap inovasi yang sudah berjalan di berbagai daerah. Kendati demikian, Yusharto mengatakan bahwa pihaknya juga melakukan penambahan fitur baru pada aplikasi Indeks Inovasi Daerah (IID). Melalui penambahan tersebut, daerah dapat melaporkan inovasi yang dihasilkan dari diklat kepemimpinan.

“Untuk tahun ini (2024) kami juga sudah melakukan penambahan fitur pelaporan hasil pendidikan dan pelatihan (diklat kepemimpinan) yang mengandung unsur inovatif. Platform IID dapat menyerap hasil-hasil tulisan dari peserta pelatihan menjadi cikal bakal inovasi di daerah masing-masing,” tambahnya.

Dengan penambahan fitur baru tersebut, Yusharto optimistis bahwa laporan inovasi setiap daerah akan meningkat. Mengingat banyaknya peserta yang dikirim daerah untuk mengikuti diklat kepemimpinan, ini membuka peluang besar bagi daerah untuk memperkuat ekosistem inovasi di wilayahnya. “Mereka (peserta diklat kepemimpinan) inilah yang akan menjadi potensial memasukkan hasil-hasil inovasinya yang dituangkan dalam pelaporan hasil pendidikan dan pelatihan ke dalam platform IID,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan pembinaan dengan melibatkan Kementerian dan Lembaga (K/L) lain. Pembinaan dilakukan terhadap daerah-daerah yang kurang inovatif di wilayah Papua, meliputi Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua Barat Daya, Provinsi Papua Selatan, dan Provinsi Papua Pegunungan. Upaya pembinaan ini dimaksudkan agar daerah-daerah tersebut dapat memiliki ekosistem inovasi yang lebih baik, sehingga penyelenggaraan pemerintahan daerah menjadi semakin berkualitas.

“Keterlibatan K/L (dalam pembinaan inovasi) ini dimaksudkan agar dapat meningkatkan koordinasi, sinkronisasi, dan sinergitas dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah,” pungkasnya.

 

Editor: Zakar

Berita Lainnya

Tags:

Update News

Sastra Winara Sebut Bantuan Kurban Presiden Prabowo Bukti Kepedulian Nyata untuk Warga Bogor

BABAKANMADANG Siber24jam.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mengapresiasi perhatian Presiden RI Prabowo Subianto...

Rudy Susmanto: Kepedulian Presiden Prabowo untuk Kabupaten Bogor Terlihat Lewat Bantuan Sapi Kurban 1,2 Ton

BABAKANMADANG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden...

Pemkab Bogor Dorong Penguatan Budaya Kerja ASN yang Inovatif dan Berdampak

CIBINONG Siber24jam.com – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, melalui Badan Kepegawaian...

Polsek Muara Kuang Ogan Ilir Monitoring Harga dan Stok BAPOKTING Jelang IDUL ADHA 2026

OGAN ILIR  Siber24jam.com — Liputan08.com Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun 2026, Polsek...