Update

Kejaksaan Agung Periksa Lima Saksi Terkait Dugaan Korupsi Impor Gula PT SMIP

Siber24jam.com – Kejaksaan Agung Republik Indonesia melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan importasi gula oleh PT Sumber Mutiara Indah Perdana (SMIP) yang berlangsung dari tahun 2020 hingga 2023. Pemeriksaan ini dilakukan pada Kamis, 20 Juni 2024.

Kelima saksi yang diperiksa adalah:
1. PA, selaku Kepala KPPBC TMP B Pekanbaru.
2. AFP, selaku Koordinator Hanggar (Kepala Hanggar) pada Kawasan Berikat KPPBC Dumai.
3. TMR, selaku Kasi PKC I KPPBC Dumai periode 2018 hingga 2021.
4. TPG, selaku Pelaksana Pemeriksa Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
5. PS, selaku Pelaksana Pemeriksa pada Seksi Penindakan Kepabeanan II Sub Direktorat Penindakan, Direktorat Penindakan dan Penyidikan Kantor Pusat Dirjen Bea dan Cukai.

Menurut keterangan dari Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, kelima saksi ini diperiksa dalam rangka memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara yang melibatkan tersangka RD dan RR. Dugaan tindak pidana korupsi ini berkaitan dengan kegiatan impor gula yang dilakukan oleh PT SMIP selama periode tiga tahun tersebut.

Pemeriksaan ini menunjukkan komitmen Kejaksaan Agung dalam menindak tegas tindak pidana korupsi, terutama dalam sektor-sektor strategis yang berdampak langsung pada perekonomian nasional. Pihak Kejaksaan Agung menegaskan bahwa proses hukum akan terus berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, guna memastikan keadilan ditegakkan dan pelaku tindak pidana korupsi mendapatkan hukuman yang setimpal.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung menyatakan bahwa pemeriksaan saksi-saksi ini adalah langkah penting dalam proses penyidikan dan diharapkan dapat memberikan titik terang dalam pengungkapan kasus tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut, media dan publik diharapkan untuk tetap mengikuti perkembangan kasus ini melalui kanal resmi Kejaksaan Agung.

 

Editor: Zakar

Tags:

WordPress Ads