Jakarta, Siber24jam.com – 2 Mei 2026. Asosiasi Masyarakat Penambang Tradisional Indonesia (AMPETRA Indonesia) menggelar Musyawarah...
Jakarta, Siber24jam.com – Dalam rangka penutupan asesmen lapangan untuk akreditasi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Adhyaksa oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Jaksa Agung Prof. Dr. ST Burhanuddin, S.H., M.M., yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Karya Bhakti Adhyaksa, menyampaikan sambutannya di Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat, 14 Juni 2024.

Dalam sambutannya, Jaksa Agung mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Ketua STIH Adhyaksa beserta seluruh jajaran dan Tim Asesmen Lapangan/Akreditasi atas upaya keras dan kerja keras dalam melaksanakan akreditasi. “Kegiatan akreditasi bukan hanya menjadi syarat administratif, melainkan lebih dari itu merupakan suatu kebutuhan mendasar yang sangat penting pada keberlangsungan lembaga dalam menjalankan visi dan misi,” ujar Jaksa Agung.
Jaksa Agung menekankan bahwa tujuan utama akreditasi adalah untuk menjamin kualitas dan mutu pendidikan sesuai dengan standar perguruan tinggi, demi menghasilkan lulusan yang berkualitas. STIH Adhyaksa bertujuan mencapai akreditasi dengan predikat unggul, yang akan meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas lulusan agar dapat berdaya saing unggul, khususnya dalam bidang ilmu hukum yang semakin progresif.
“Ada tiga hal utama yang dihasilkan dalam kegiatan akreditasi,” lanjut Jaksa Agung. “Pertama, akreditasi menjadi salah satu tolak ukur cerminan kualitas pendidikan. Kedua, akreditasi memberikan dampak nyata pada dunia kerja, karena lembaga pencari kerja secara tidak langsung akan melihat akreditasi institusi dalam memilih lulusan. Ketiga, akreditasi menciptakan iklim studi yang baik.”
Dengan akreditasi yang baik, semua elemen atau sivitas akademika akan terbiasa dengan sistem dan iklim pendidikan yang berkualitas. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan diri sivitas akademika untuk bersaing dengan lembaga lain, baik dalam lingkup nasional maupun internasional.
Jaksa Agung berharap tahapan akreditasi ini dapat menjadi pemicu dan pendorong bagi seluruh sivitas akademika untuk menghadapi perkembangan global di era Society 5.0. “Kami berharap upaya kita bersama untuk meningkatkan pendidikan berkualitas di STIH Adhyaksa demi menghadirkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2024 dapat terwujud,” pungkas Jaksa Agung.
Hadir dalam acara ini antara lain Wakil Jaksa Agung Muda Intelijen Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M., yang juga Ketua Pengurus Yayasan Karya Bhakti Adhyaksa, Kepala LLDIKTI Wilayah III Prof. Dr. Tobi Tohaudin, S.Si., M.Sc., para assessor BAN-PT seperti Dr. Dra. M.G. Endang Sumiari, S.H., M.Hum. dan Prof. Dr. Angkasa, S.H., M.Hum., Dewan Pembina Yayasan Karya Bhakti Adhyaksa Maya Miranda Ambarsari, S.H., M.I.B., Dewan Guru Besar Universitas Borobudur Prof. Dr. Faisal Santiago, S.H., M.M., Guru Besar Universitas Al-Azhar Indonesia Prof. Dr. Suparji Ahmad, S.H., M.H., serta Ketua STIH Adhyaksa Hasbulah, S.H., M.H.













