Warga Pakansari Penderita Kanker Stadium 4B Harapkan Bantuan Pemkab Bogor
CIBINONG, Siber24jam.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kabupaten Bogor, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, meluncurkan tahapan Pilkada 2024, jingle, dan maskot Pilkada 2024 di Stadion Pakansari pada Minggu (9/6/24).

Ketua KPU Kabupaten Bogor, Adi Kurnia, menyatakan bahwa dalam 170 hari ke depan, Kabupaten Bogor akan menghadapi Pilkada 2024. Salah satu langkah persiapan yang dilakukan adalah peluncuran tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bogor yang baru saja dilaksanakan bersama KPU Provinsi Jawa Barat dan Pemkab Bogor.
Adi Kurnia juga mengharapkan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan di Pemkab Bogor dan semua pihak terkait untuk mendukung Pilkada 2024. Mengingat luasnya wilayah dan besarnya jumlah penduduk di Kabupaten Bogor, pelaksanaan Pilkada 2024 bukanlah tugas yang mudah.
“Kami memerlukan dukungan dari pemerintah daerah serta semua stakeholder untuk menyukseskan Pilkada 2024 ini. Kami juga berterima kasih kepada PPK, PPS, dan KPPS yang telah menyukseskan Pemilu 2024 dengan lancar dan kondusif,” ujar Ketua KPU.
Mewakili Pj. Bupati Bogor, Pj. Sekda Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, menyatakan bahwa Pemkab Bogor siap mendukung suksesnya Pilkada 2024 sesuai dengan kewenangan dan kewajiban masing-masing.
“Kami berharap Pilkada 2024 ini berjalan sukses dan lancar, dengan partisipasi masyarakat yang lebih tinggi dibandingkan Pemilu 2024 kemarin,” katanya.
Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ummi Wahyuni, menambahkan bahwa pada tanggal 27 Mei lalu, KPU Provinsi Jawa Barat telah meluncurkan jingle dan maskot untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur 2024. Dengan tagline “Gembira Memilih Langsung,” masyarakat diajak untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkada 2024.
“Kami mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk menyukseskan pemilihan bupati dan wakil bupati. Atas nama KPU Provinsi Jawa Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder di Kabupaten Bogor. Pada Pemilu 2024, tingkat partisipasi di Jawa Barat naik menjadi 82,3 persen,” ujarnya.

















