Sekda Ajat Apresiasi Semangat Warga Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Sukoharjo, Siber24jam.com – (07/06/24).TMMD Reguler ke-120 Kodim 0726/Sukoharjo secara resmi ditutup oleh Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Budi Irawan, S.I.P., M.Si dalam upacara penutupan di lapangan Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (07/06/24). Upacara ini mengusung tema “Dharma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan Di Wilayah”.

Acara penutupan dihadiri oleh berbagai pejabat militer dan pemerintah daerah, termasuk Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Budi Irawan, S.I.P., M.Si beserta jajaran, Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Ali Akhwan, S.E beserta jajaran, Dansatgas TMMD Letkol Czi Slamet Riyadi, S.E. (Dandim 0726/Sukoharjo), AKBP Sigit, S.I.K., M.H (Kapolres Sukoharjo) beserta jajaran, Bupati Sukoharjo beserta jajaran Forkompinda Sukoharjo, Forkopimcam Mojolaban, Ibu-ibu Persit KCK Kodim 0726/SKH dan Bhayangkari Polres Sukoharjo, Pemdes Wirun, serta warga masyarakat Desa Wirun.
Dansatgas TMMD Letkol Czi Slamet Riyadi, S.E. melaporkan bahwa program yang berlangsung dari 8 Mei 2024 hingga 7 Juni 2024 ini telah berhasil menyelesaikan seluruh proyek baik fisik maupun non-fisik. Selama 31 hari, Satgas TMMD dengan bantuan masyarakat dan seluruh stakeholder terkait menyelesaikan sasaran fisik berupa pembangunan dua buah talud, dua betonisasi, pengurugan jalan, rehab dua unit RTLH, rehab empat unit MCK, rehab masjid, dan rehab pos kamling.
Sasaran non-fisik yang dicapai meliputi penyuluhan Wasbang dan Bela Negara, narkoba, hukum dan Kamtibmas, KB Kes dan stunting, pertanian, sosialisasi pernikahan dini pada remaja, serta rekam dan sosialisasi KTP elektronik.
Program TMMD juga mencakup penghijauan, pembersihan lingkungan, pembagian sembako, ketahanan pangan, dan pembuatan lima unit sumur dalam.
Dalam amanat yang dibacakan oleh Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Budi Irawan, Panglima Kodam IV/Diponegoro mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dengan penuh semangat untuk menyelesaikan program TMMD. Program ini telah berjalan selama lebih dari delapan dekade sebagai bagian dari upaya TNI membantu percepatan pembangunan infrastruktur di pedesaan dan daerah terpencil.
Kasdam mengajak semua pihak untuk menjaga dan memelihara hasil program TMMD agar manfaatnya dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang. Beliau juga meminta Dansatgas TMMD untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD sebagai bahan perbaikan untuk program mendatang.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan meninjau hasil TMMD serta stan-stan Warung Pethuk yang dipadati pengunjung. Kasdam IV/Diponegoro bersama rombongan kemudian mengunjungi lokasi fisik Rabat Beton dan melakukan pemotongan rangkaian bunga sebagai simbol peresmian.
“Jalan yang telah dibangun oleh Satgas TMMD ini sangat bisa menaikkan potensi yang ada di sini, dapat mempercepat transportasi saat panen para petani, termasuk meningkatkan harga tanah karena didukung oleh infrastruktur yang lebih baik. Tentunya program TMMD ini akan terus dilanjutkan,” ujar Kasdam IV/Diponegoro.
Bupati Sukoharjo menambahkan, “Harapan kami ke depan para petani tidak akan kekurangan air, meskipun dalam cuaca panas atau musim kemarau. Setidaknya para petani masih bisa panen dua atau tiga kali dalam setahun. Dengan fasilitas jalan ini, para petani tidak akan kesulitan lagi membawa hasil panennya.”

















