CIBINONG, Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di...
Siber24jam.com – Ketua Dewan Pembina Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Bogor Dedie A. Rachim menghadiri acara halalbihalal yang digelar di sekretariat FPK di Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal, Jumat (19/4/2024).
Kehadiran Dedie Rachim ini menjadi yang terakhir sebelum berakhirnya masa jabatannya sebagai Wakil Wali Kota Bogor pada Sabtu (20/4/2024).
Acara tersebut juga dihadiri oleh Kaban Adi Novan beserta jajaran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) yang diwakili oleh Sekdis Ana Ismawati, S.IP., M.Si, serta jajaran dari Kecamatan Tanah Sareal, Kelurahan Sukadamai, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Dedie Rachim mengawali sambutannya dengan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi dengan jajaran FPK di hari terakhir masa jabatannya bersama Wali Kota Bogor, Bima Arya.

“Mudah-mudahan apa yang sudah diupayakan, terutama untuk FPK, dapat memberikan dampak positif bagi semua. Khususnya, FPK sebagai organisasi pelat merah dapat terus maju dan berkembang,” ucap Dedie Rachim.
Pada acara ini, Dedie Rachim juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada semua yang hadir. Permohonan maaf ini disampaikannya sebagai Dewan Pembina kepada jajaran FPK Kota Bogor.
“Pada acara halalbihalal atau silaturahmi ini, saya ingin menyampaikan ucapan minal aidzin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin. Mohon maaf juga jika dalam bersilaturahmi, berkomunikasi, dan berinteraksi saya sebagai pembina FPK Kota Bogor,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Dedie Rachim mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu perjuangan bersama Pemerintah Kota Bogor untuk meningkatkan berbagai indikator, termasuk indeks toleransi Kota Bogor.
“Salah satu indikator yang sangat ditunggu dan penting adalah terkait dengan indeks toleransi serta terpilihnya Wali Kota Bogor sebagai tokoh toleran oleh Setara Institute,” ujarnya.
“Meskipun ada FKUB dan juga organisasi serta lembaga lainnya, saya pikir FPK juga memberikan peran penting di situ. Ini adalah bukti kebersamaan dan sinergi kita semua berjalan dengan baik dan semoga terus terpelihara ke depan,” kata Dedie Rachim.
Di tempat yang sama, Ketua FPK Kota Bogor, Agus Rustandi, menyatakan acara halalbihalal kali ini sekaligus menjadi acara perpisahan, di mana Ketua Dewan Pembina yang juga Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, akan mengakhiri masa jabatannya pada 20 April 2024.
“Kami telah 4 tahun bersama beliau yang menjabat sebagai ketua dewan pembina. Sebagai ketua FPK Kota Bogor, saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama ini,” ucap Agus.
Agus juga menambahkan bahwa selama kepemimpinan Dedie Rachim, FPK Kota Bogor telah menjadi barometer untuk FPK di wilayah lain di Indonesia.
“Alhamdulillah FPK Kota Bogor menjadi barometer untuk FPK di Jawa Barat dan kota-kota lain di seluruh Indonesia. Banyak kunjungan dari berbagai kota di Indonesia yang melakukan kunjungan ke sini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keanggotaan FPK Kota Bogor sendiri berjumlah 21 orang, namun keluarga besar FPK Kota Bogor saat ini mencapai 2 ribu orang.
“Alhamdulillah, kita kondusif. Kita akan terus fokus pada program dan sosialisasi. Insya Allah, bulan September kita akan mengadakan festival seni budaya dan kuliner Nusantara yang insya Allah akan dihadiri oleh kementerian terkait,” kata Agus.
Editor: Zakar




















