CIBINONG, Siber24jam.com — Polemik penggunaan anggaran negara, baik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja...
Cibinong, Masyarakat Cibinong, Kabupaten Bogor, menganggap kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten menunjukkan sikap yang kurang responsif terhadap dugaan dan persoalan yang muncul di wilayah Bumi Tegar Beriman tersebut.
Pasalnya, menurut warga asli sunda, pada tahun 2023 lalu banyak temuan, namun lembaga Adhyaksa tidak memberikan tindakan yang berarti.
“Temuannya banyak tahun ini bang, tapi kejaksaan tutup mata ey,” kata pria yang kerap disapa Abah Pirang kepada wartawan media ini, Senin (15/1/24).
Ia melanjutkan, temuan-temuan yang ia sebutkan didasarkan pada maraknya pemberitaan dari media Siber24jam.com, seperti dugaan penyalahgunaan anggaran Satu Milyar Satu Desa (Samisade) tahun anggaran 2023 di wilayah Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi edisi 10 Januari 2024.
Selain itu, terkait pemberitaan informasi temuan BPKP Jabar di tubuh Dinas PUPR Kabupaten Bogor, pihak lembaga aparat penegak hukum pimpinan Burhanudin tidak memberikan gerakan atau memanggil pihak-pihak yang dirasa berpotensi menyalahgunakan anggaran negara.
“Ini lah yang saya sebut tutup mata dari pihak Kejari, karena tidak adanya action atau aksi nyata dalam menangani kasus dugaan yang diberitakan oleh teman-teman media di Kabupaten Bogor ini,” tegasnya.
Lebih jauh, ia berharap dengan adanya aspirasi dan keluhan yang dilontarkannya hari ini, Kejaksaan Negeri Tinggi (Kejati) hingga Kejagung RI dapat mengevaluasi kinerja Kejari Kabupaten Bogor yang dianggap pelayanannya sangat kurang oleh masyarakat.
“Saya harap dengan adanya keluhan kami sebagai masyarakat Kabupaten Bogor, Kejati maupun Kejagung bisa mengevaluasi kinerja Kepala Kejari Kabupaten Bogor yang dipimpin Sri Kuncoro itu,” harapnya.
Sementara itu, saat wartawan media ini mencoba konfirmasi kepada Kajari Kabupaten Bogor, yakni Sri Kuncoro hingga berita ini ditayangkan, enggan menjawab apapun.
Penulis: Sahrul Wapim
Berita Lainnya
Tags: Masyarakat Cibinong Kritik Kinerja Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Kasus

















