Update

Kalau Ingin Hewan Peliharaan Terhindar dari Rabies, Buruan Ikut Vaksinasi Gratis Bersama Dinas Perikanan dan Peternakan

kalau ingin hewanPetugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kabupaten Bogor menyuntikan vaksin pencegah rabies ke seekor anjing peliharaan

Bogor,Siber24jam.com- Kalau ingin hewan peliharaan terbebas dari rabies, buruan yuk ikut vaksinasi gratis bersama Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor. Vaksinasi yang digelar serentak di seluruh provinsi ini bagian dari upaya membebaskan Indonesia, dari penyakit rabies.

“Kita siapakan 3.000 dosis vaksin anti rabies. Warga Kabupaten Bogor yang memiliki hewan peliharaan bisa datang ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Kadiskanak) Nurhayati, Senin (09/10/2023).

Nurhayati menjelaskan, selain di UPT Puskeswan milik pemerintah daerah, vaksinasi rabies bisa dilakukan di klinik-klinik kesehatan hewan serta dokter serta di hewan rumah sakit hewan, dan  Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan (BBPMSOH) Kementerian Pertanian, di Kecamatan Gunungsindur

“Semoga dengan rangkaian kegiatan Word Rabies Day 2023 ini  dapat mendukung target Jawa Barat bebas Rabies tahun 2024 serta Indonesia bebas Rabies tahun 2030,” ujar Nurhayati.

Nurhayati mengatakan, selain vaksinasi, petugas UPT Puskeswan juga melaksanakan  edukasi dan sosialisasi vaksinasi Rabies ke sekolah-sekolah antara lain, SDIT Al-Madinah Cibinong, SDN Citaringgul 01 Kecamatan Babakan Madang, SD Citra Indah Sukamaju Kecamatan Jonggol, SDN Laladon 3, SDN Ciapus 4, SMA Muhammadiyah Pamijahan, SMP Amanah Bangsa Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg.

Vaksinasi Rabies adalah tindakan imunisasi yang berguna untuk mencegah infeksi yang disebabkan oleh virus Rabies. Vaksin ini mampu membuat tubuh memproduksi perlindungan sendiri atau antibodi terhadap virus Rabiesi,” jelas Nurhayat.

Nurhayati menerangkan, penyakit Rabies, adalah gangguan yang menyebabkan infeksi serius dan seringkali fatal. Gangguan ini rentan terjadi disebabkan oleh gigitan anjing, tetapi tidak menutup kemungkinan disebabkan oleh gigitan hewan lainnya seperti kucing, monyet/kera, musang dan kelelawar.

“Vaksin Rabies ini penting untuk memberikan perlindungan pada hewan yang berisiko tinggi terpapar Rabies atau disebut Hewan Penular Rabies (HPR). HPR yang tervaksin akan memiliki perlindungan terhadap penyakit Rabies sehingga dapat mencegah penularan ke manusia,” tutup Nurhayati.***

 

Penulis : Zarkasi

Editor   : Mochamad Yusuf

 

Berita Lainnya

Tags: , , , , , ,

Update News

Jurnalis Hilang di Krakatau, Al-Qalam Gelar Doa dan Tahlil untuk Keselamatan

CIBINONG Siber24jam.com – Suasana khidmat menyelimuti Pengajian Rutin Jurnalis Al-Qalam yang digelar di Kantor Portal...

Rp7,7 Miliar Dipersoalkan, Tersangka Belum Jelas: Mahasiswa Pertanyakan Kinerja Kejati Lampung, Minta KPK Turun Tangan

  Siber24jam.com, LAMPUNG — Perkumpulan Mahasiswa Peduli Hukum menyoroti belum tuntasnya penanganan perkara dugaan korupsi...

Tiga Tahun Tak Kunjung Tuntas, Mahasiswa Desak KPK Ambil Alih Kasus Perjalanan Dinas DPRD Tanggamus Jika Kejati Tak Mampu

LAMPUNG Siber24jam.com — Perkumpulan Mahasiswa Peduli Hukum menyoroti belum tuntasnya penanganan perkara dugaan korupsi perjalanan...

Kunjungi Tiga Kejari, Kajati Jabar Teguh Darmawan Tekankan Integritas, Kekompakan dan Gaya Hidup Sederhana

  Siber24jam.com, CIREBON – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kajati Jabar) M Teguh Darmawan melakukan...