Update

BNN RI Sita Aset TPPU Senilai Lebih dari Rp 80 Miliar

Jakarta, Siber24jam.com – 6 Oktober 2023, Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) berhasil mengungkap *kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan total nilai aset sebesar lebih dari 80 miliar rupiah* dari seorang *tersangka berinisial SD alias HK alias AB* yang merupakan seorang narapidana kasus tindak pidana hukuman mati kasus narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Jawa Barat. Pengungkapan ini merupakan hasil penelusuran yang dilakukan BNN RI bekerja sama dengan Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM serta PPATK.

Berdasarkan penyidikan yang dilakukan petugas BNN RI, kasus TPPU tersangka SD alias HK alias AB ini telah terjadi sejak tahun 2014 dan memiliki keterkaitan dengan kasus tindak pidana narkotika yang melibatkan tersangka SF alias NC, MGM alias Papi alias Boso, dan SW alias RK. Tersangka SD alias HK alias AB diketahui menerima sejumlah uang hasil peredaran gelap narkotika dari para tersangka dengan rincian

Dari tersangka SF alias NC sebesar *Rp 10.541.000.988,00*

Dari tersangka MGM alias Papi alias Boso sebesar *Rp 392.670.000,00*

Dari tersangka SW alias RK sebesar *Rp 25.431.900.000,00*

Hasil transaksi tindak pidana narkotika tersebut kemudian disamarkan oleh tersangka SD alias HK alias AB dengan beberapa modus pencucian uang. Modus-modus tersebut yaitu modus use nominee (penggunaan identias pihak ketiga), modus identitas palsu, modus structuring (memecah-mecah transaksi), modus U Turn (memutarbalikan transaksi), modus pembelian aset atau barang mewah, modus transaksi pass by (melakukan transfer atau tarik tunai), dan modus rekening perusahaan fiktif.

Dalam pengungkapan kasus TPPU yang dilakukan oleh tersangka SD alias HK alias AB tersebut BNN RI menyita sejumlah barang bukti, sebagai berikut.

1. Uang di dalam *65 rekening* tabungan dengan total *Rp 8.701.011.442,86*

2. *Aset barang tidak bergerak* dengan total senilai *+/- Rp 70.906.050.000,00* dengan rincian:

• *10 unit rumah* (3 unit rumah di Kabupaten Tangerang, 2 unit rumah di Kota Tangerang, 1 unit rumah di Kota Bandung, 2 unit rumah di Kabupaten Bogor, 1 unit rumah di Kota Pekanbaru, dan 1 unit rumah di Kota Bekasi)

• *10 unit apartemen* (9 unit apartement di Kabupaten Tangerang dan 1 unit apartement di Kota Tangerang)

• *15 bidang tanah* (12 bidang tanah di Kabupaten Sumedang dan 3 bidang tanah di Kabupaten Lebak)

• *1 unit ruko* (di Kabupaten Tangerang)

3. *Aset barang bergerak* total senilai *+/- Rp 953.350.000,00* berupa *3 kendaraan roda empat* (Merk Toyota Fortuner, Toyota Yaris, dan Honda HRV), *11 buah handphone*, *20 unit laptop dan ipad*, dan *1 unit jam tangan* merk Laurent Hampton

Dengan demikian *nilai total aset yang disita oleh BNN RI dari tersangka SD alias HK alias AB adalah sebesar *+/- Rp 80.560.411.442,86*

  1. Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 3, 4, dan 5 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman 20 Tahun dan denda 10 Miliar.

*BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN RI*

 

Editor : BNI

Berita Lainnya

Tags:

Update News

Ketua DPRD Sastra Winara: Nobar Timnas Jadi Wadah Kebersamaan Sekaligus Dorong Ekonomi Warga

CIBINONG Siber24jam.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mengapresiasi penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Timnas...

Rudy Susmanto Hadirkan Nobar Timnas di Alun-Alun, Kebersamaan Terjalin, UMKM Ikut Tumbuh

CIBINONG Siber24jam.com – Arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Timnas...

Polres Banyuasin Gelar Pemeriksaan Psikologi Senpi Dinas dan Mapping Psikologi bagi 170 Personel

Banyuasin Siber24jam.com – Polres Banyuasin melaksanakan kegiatan pemeriksaan psikologi pinjam pakai senjata api (senpi) dinas,...

Dimediasi Dasco, PWI Pusat dan Hotman Paris Berdamai Demi Persatuan Bangsa

Siber24jam.com, Jakarta – Semangat #UntukPersatuanIndonesia menjadi landasan pertemuan Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir dengan...