Update

Sah Jadi Bupati Bogor ke -14, Kang Emil Tiga Titip Hal pada Iwan Setiawan

jadi bupati bogor Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau Kang Emil, menyematkan lencana di dada Iwan Setiawan, usai dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Bupati Bogor definitif, Sabtu (02/09/2023) di ruang utama Pendopo Pakuan, Kota Bandung (foto dok diskominfo)

Bandung,Siber24jam.com– Sah Jadi Bupati Bogor ke -14, Iwan Setiawan, dititipkan tiga pesan dari Gubernur Jawa Mochamad Ridwan Kamil, pesan dari pria yang akrab disapa Kang Emil itu, disampaikan usai melantik Iwan Setiawan, sebagai Bupati Bogor, menggantikan posisi Ade Yasin, Sabtu (02/09/2023 ) di Pendopo Pakuan, Kota Bandung.

Pelantikan dan pengambilan sumpah Iwan Setiawan, menjadi Bupati Bogor ke -14, disaksikan keluarga, Ketua DPRD Rudy Susmanto, Sekretaris Daerah Burhanudin, dan hampir seluruh pejabat teras di lingkup Pemerintahan Kabupaten Bogor.

Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat Atalia Praratya, mengaku sangat bahagia karena bisa melaksanakan tugas negara melantik Iwan Setiawan, sebagai Bupati Bogor.

“Sekarang, usai meninggalkan ruangan utama Pendopo Pakuan, Pak Iwan, bukan lagi sebagai Plt, tapi sudah dengan status resmi sebagai Bupati Bogor, dan akan tercatat dalam sejarah. Ini semua sudah takdir Allah Yang Maha Kuasa, saya minta gunakanlah semua kewenangan yang dimiliki, jangan ada rasa takut harus berani, karena pak Iwan sekarang adalah bupati,” kata pria yang akrab disapa Kang Emil, usai pelantikan.

Kang Emil meminta, semua birokrat dan politisi di DPRD mendukung kebijakan dan keputusan yang diambil Bupati, selama keputusannya untuk kemaslahatan, perbaikan Kabupaten Bogor.

Kang Emil pun lebih lanjut meminta, semua pihak  di Kabupaten Bogor melupakan dulu kepentingan pribadi, lupakan sejenak kepentingan golongan, kepentingan warna, karena Kabupaten Bogor harus bangkit, Kabupaten Bogor harus juara,.

“Itulah doa saya sebagai pemimpin khususnya di Jawa Barat. Saya selalu berharap, masyarakat Kabupaten  Bogor, para tokoh-tokoh belajar dari sejarah, jasmerah, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah, dan jangan mengulangi lagi kekeliruan-kekeliruan yang pernah terjadi dalam sejarah itu,” ungkap Kang Emil

Teriring doa dan harapan,  sebut Kang Emil, tidak ada kata sedikit dalam pengabdian, walaupun hitungannya hanya jam. “Dalam hitungan jam pun kita bisa tanda tangan keputusan-keputusan yang luar biasa untuk kepentingan masyarakat kita ,khususnya Kabupaten Bogor,” ungkap Kang Emil.

Menurut Kang Emil,  Kabupaten Bogor ini dengan penduduk tersebar sudah seperti Provinsi Sumatera Barat, sudah sebesar Provinsi Bali, memang tidak akan maksimal dengan satu bupati. “Itulah kenapa secara ilmiah kami menyetujui pemekaran dua tambahan yang ujungnya bukan untuk kepentingan kita, ujungnya agar rakyat Kabupatem Bogor terlayani dengan cepat, indeks-indeks pembangunan meningkat dengan baik dan lain sebagainya,” kata Kang Emil.

Kang Emil pun, tak lupa menitipkan tiga hal kepada Iwan Setiawan, pertama sebut Kang Emil, jaga integritas karena itu pondasi, godaan akan datang silih berganti, hanya kejernihan hati yang akan menjadi benteng kekuatan, kalau hati sudah jernih maka pikiran akan jernih, kalau pikiran akan jernih, maka yang diucapkan, yang dilangkahkan, yang ditandatangani pun akan jernih.

“Tapi sekalinya hati terkotori, maka pikiran juga akan terkotori, maka tindakan dan gestur, dan apapun akan terkotori, Yang kedua adalah layani masyarakat Kabipaten Bogor sepenuh hati, di sini era revolusi digital, layani mereka dengan kecepatan digital, sapa mereka dengan media sosial, jika tidak semuanya bisa disapa dengan fisik yang penting ada niat,” ungkap Kang Emil.

Kemudian,  Kang Emil meminta, Iwan Setiawan menjadi pemimpin yang sabar, tidak semua rakyat  Kabupaten Bogor ini mudah paham, hadapi saja dengan sabar, sudah resiko jadi pemimpin, menjadi tempat pelampiasan segala permasalahan Kuncinya adalah ikhlas, kuncinya adalah sabar

“Nah yang terakhir, bawalah Bogor dengan profesionalisme, walaupun sisa hanya beberapa bulan, cari orang-orang pintar, orang-orang yang punya ilmu,   Jika tiga itu diterapkan, kami meyakini dalam hitungan bulan pun akan ada lompatan-lompatan perubahan, dibungkus dengan semangat keberanian dan komunikasi,” ungkap Kang Emil menutupi.***

 

Penulis : Zarkasi

Editor : Mochamad Yusuf

 

 

 

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , , , , , ,

Update News

Bupati Rudy Susmanto Ajak Warga Bergerak Serempak Sambut HJB ke-544 Kabupaten Bogor

CIBINONG, Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten Bogor bersiap menyambut Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang diperingati...

Darah Bripka Arya Dibalas! Dua Begal Penembak Polisi Diciduk, Satu Tewas Ditembak Petugas

Lampung, Siber24jam.com — Kepolisian Daerah Lampung berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor disertai penembakan terhadap...

Gus Sholeh Ajak Jurnalis Istiqamah di Majelis Ilmu, KH AY Sogir Isi Pengajian Al Qalam

Bogor, Siber24jam.com – Pembina Pengajian Al Qalam, Gus Sholeh, mengajak para jurnalis untuk senantiasa istiqamah...

Pengajian Al Qalam Jurnalis Hadirkan KH Ay Sogir di Kafe Tepi Danau Cibinong, Bahas Keutamaan Majelis Ilmu

Cibinong, Siber24jam.com — Pengajian rutin Al Qalam Jurnalis yang digelar setiap Jumat malam kembali berlangsung...