Bogor, Siber24jam.com – Pembina Pengajian Al Qalam, Gus Sholeh, mengajak para jurnalis untuk senantiasa istiqamah...
Bogor,Siber24jam.com- Olah jagung lokal jadi puding, petani dan warga Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, memperbanyak khazanah kuliner lokal, serta memiliki penghasilan tambahan dari jualan puding jagung yang diberi nama Pujaci (Puding Jagung Cijeruk).
Kolaborasi antara warga dan petani jagung di wilayah kaki Gunung Salak itu dilatarbelakangi melimpahnya komoditas jagung, ketika musim panen tiba. Sebelum dibuat atau diolah jadi puding, petani langsung menjual seluruh jagung hasil panenya kepasar atau tengkulak.
“Puding Jagung Cijeruk atau Pujaci ini murni inovasi petani dan warga. Inovasi ini akan ikutkan dalam lomba inovasi tingkat Kabupaten Bogor yang dilaksanakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang),” kata Camat Cijeruk, Bangun Siswa Septa, dalam keterangannya yang disebarkan Bappedalitbang, Minggu (25/06/2023).
Pujaci ini, kata Bangun, bahan bakunya murni jagung lokal yang di tanam para petani Cijeruk. Jagung yang digunakan untuk membuat puding, jagung yang baru dipetik. Penggunaan jagung segar itu dimaksudkan agar kualitas puding yang dibuat hasilnya memuaskan baik dari segi rasa maupun tampilan.
“Pujaci ini rasanya lezat dan unik. Nah letak keunikannya ada pada rasa manis jagung yang alami dan tekstur yang lembut, menghadirkan sensasi baru bagi pecinta puding. Proses pembuatan Pujaci (Puding Jagung Cijeruk) ini melibatkan pengolahan jagung segar menjadi puree yang halus, yang kemudian dicampur dengan bahan-bahan lain seperti susu, gula, dan bahan pengental alami, artinya semua proses pembuatan tanpa menggunakan bahan kimia,” tegas Bangun.
Bangun menjelaskan, dalam produksi Puding Jagung Cijeruk ini, komunitas petani jagung menjadi mitra utama, karena pasokan jagung segar langsung diambil dari kebun mereka. Hal ini membantu meningkatkan pendapatan mereka dan mempromosikan pertanian lokal.
“Alhamdulillah, tak lama setelah peluncuran, Pujaci ini langsung mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kecamatan Cijeruk dan sekitarnya. Petani-petani jagung di Kecamatan Cijeruk, mengungkapkan kegembiraannya atas kesuksesan inovasi ini,” ungkap Bangun.
“Saya sangat senang bisa berkontribusi dalam menciptakan inovasi Pujaci (Puding Jagung Cijeruk) ini. Selain bisa meningkatkan penghasilan saya sebagai petani, juga memberikan kebanggaan tersendiri karena produk lokal kita diapresiasi oleh banyak orang,” ujar salah seorang petani.
Gegara Pujaci,Kecamatan Cijeruk semakin dikenal sebagai pusat kreativitas kuliner dan produk lokal yang unik. Keberhasilan ini memberikan inspirasi bagi warga setempat dan mendorong mereka untuk terus mengembangkan inovasi lain yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Saya sangat senang bisa berkontribusi dalam menciptakan inovasi Pujaci, karena selain bisa meningkatkan penghasilan, saya sebagai petani bisa memberikan kebanggaan karena produk lokal kita diapresiasi oleh banyak orang,” ujar seorang petani bernama Deni.
Inovasi Pujaci ini, kata Bangun, telah membuktikan bahwa dengan kerja sama dan semangat kewirausahaan, makanan tradisional lokal dapat diubah menjadi produk yang inovatif dan menarik.
“Kabupaten Bogor dan Kecamatan Cijeruk siap melangkah ke depan dengan semangat baru, mengukir prestasi baru, dan menjadi teladan bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi lokal. Pujaci ini sumbangsih Cijeruk untuk menambah khasanah kuliner lokal dengan memanfaatkan jagung lokal,” tutup Bangun. ***
Sumber : Bappedalitbang
Editor : Mochamad Yusuf
Seperti inilah olahan jagung lokal yang disulap menjadi puding













