Jakarta, Siber24jam.com – 23 April 2026. Kejaksaan Agung melalui Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak...
Bogor, Siber24jam.com- Olah air kotor atau yang tercemar, mahasiswa Universitas Nusa Bangsa (UNB) Bogor, bersama warga Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, berhasil menciptkan sebuah inovasi baru yang diberi nama Instalasi Pengolahan Air Sederhana (IPAS) di Sungai Cidepit.
IPAS ini dimanfaatkan warga untuk mengatasi krisis air untuk mengairi areal pertanian serta keperluan lainnya, di kala musim kemarau panjang tiba. Pasalnya, ketika musim kemarau, air Sungai Cidepit, tak bisa dimanfaatkan lantaran tercemar berbagai jenis limbah rumah tangga dan banyaknya sampah.
“Instalasi Pengolahan Air Sederhana (IPAS) di Sungai Cidepit pada tahun 2022. IPAS Cidepit bertujuan untuk mengubah air sungai yang tercemar menjadi air bersih dan bisa dimanfaatkan warga,” kata seorang mahasiswa yang ambil bagian dari pembuatan IPAS, Kamis (22/06/2023)
Di Desa Semplak Barat, kekeringan terjadi meskipun wilayah ini dikenal sebagai daerah dengan curah hujan yang tinggi. Salah satu penyebab kekeringan tersebut adalah semakin sempitnya lahan serapan akibat pertambahan penduduk.
Berdasarkan letak geografisnya, Desa Semplak Barat dilalui oleh Sungai Cidepit, yang merupakan anak cabang dari Sungai Cisadane. Air Sungai Cidepit di bagian hilir memiliki potensi untuk dijadikan sumber air bersih alternatif bagi penduduk di Desa Semplak Barat. Namun, sebelum digunakan, perlu dilakukan pengolahan air sungai untuk memastikan air tersebut layak untuk dikonsumsi.
IPAS C idepit menggunakan metode pengolahan air sungai yang terdiri dari tujuh tahap, yaitu proteksi lokasi pengambilan air, pengambilan air, koagulasi dan desinfeksi kimia, flokulasi, sedimentasi, filtrasi, dan desinfeksi fisik. Proses ini bertujuan untuk menghilangkan kontaminan dan zat-zat berbahaya dari air sungai sehingga menghasilkan air bersih yang aman untuk digunakan oleh masyarakat.
Inovasi IPAS Cidepit telah diuji coba pada tahun 2022 di Masjid Al-Muttaqin di Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang. Masyarakat jamaah masjid dapat memanfaatkan air yang sudah diolah ini untuk berwudhu dan keperluan mandi, cuci, kakus (MCK). Melalui inovasi ini, diharapkan pemerintah daerah dapat mengadopsi pengolahan air sungai ini di lokasi lain sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Inovasi ini tidak hanya memberikan manfaat dalam mengatasi kekeringan, tetapi juga membantu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Semplak Barat dengan menyediakan akses yang lebih baik terhadap air bersih. Selain itu, inovasi IPAS Cidepit juga dapat diadaptasi dan diterapkan di daerah lain yang menghadapi masalah serupa. ***
Sumber : Bappedalitbang
Editor : Mochamad Yusuf
Kondisi Sungai Cidepit, di Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor











