Update

Olah Air Kotor Jadi Bersih, Mahasiswa UNB dan Warga Sempak Barat, Kecamatan Kemang Buat Inovasi IPAS

olah air kotorKondisi Sungai Cidepit, di Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor

Bogor, Siber24jam.com- Olah air kotor atau yang tercemar, mahasiswa Universitas Nusa Bangsa (UNB) Bogor, bersama warga Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, berhasil menciptkan sebuah inovasi baru yang diberi nama Instalasi Pengolahan Air Sederhana (IPAS) di Sungai Cidepit.

IPAS ini dimanfaatkan warga untuk mengatasi krisis air untuk mengairi areal pertanian serta keperluan lainnya, di kala musim kemarau panjang tiba. Pasalnya, ketika musim kemarau, air Sungai Cidepit, tak bisa dimanfaatkan lantaran tercemar berbagai jenis limbah rumah tangga dan banyaknya sampah.

“Instalasi Pengolahan Air Sederhana (IPAS) di Sungai Cidepit pada tahun 2022. IPAS Cidepit bertujuan untuk mengubah air sungai yang tercemar menjadi air bersih dan bisa dimanfaatkan warga,” kata seorang mahasiswa yang ambil bagian dari pembuatan IPAS, Kamis (22/06/2023)

Di Desa Semplak Barat, kekeringan terjadi meskipun wilayah ini dikenal sebagai daerah dengan curah hujan yang tinggi. Salah satu penyebab kekeringan tersebut adalah semakin sempitnya lahan serapan akibat pertambahan penduduk.

Berdasarkan letak geografisnya, Desa Semplak Barat dilalui oleh Sungai Cidepit, yang merupakan anak cabang dari Sungai Cisadane. Air Sungai Cidepit di bagian hilir memiliki potensi untuk dijadikan sumber air bersih alternatif bagi penduduk di Desa Semplak Barat. Namun, sebelum digunakan, perlu dilakukan pengolahan air sungai untuk memastikan air tersebut layak untuk dikonsumsi.

IPAS C idepit  menggunakan metode pengolahan air sungai yang terdiri dari tujuh tahap, yaitu proteksi lokasi pengambilan air, pengambilan air, koagulasi dan desinfeksi kimia, flokulasi, sedimentasi, filtrasi, dan desinfeksi fisik. Proses ini bertujuan untuk menghilangkan kontaminan dan zat-zat berbahaya dari air sungai sehingga menghasilkan air bersih yang aman untuk digunakan oleh masyarakat.

Inovasi IPAS Cidepit telah diuji coba pada tahun 2022 di Masjid Al-Muttaqin di Desa Semplak Barat, Kecamatan Kemang.  Masyarakat jamaah masjid dapat memanfaatkan air yang sudah diolah ini untuk berwudhu dan keperluan mandi, cuci, kakus (MCK). Melalui inovasi ini, diharapkan pemerintah daerah dapat mengadopsi pengolahan air sungai ini di lokasi lain sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

Inovasi ini tidak hanya memberikan manfaat dalam mengatasi kekeringan, tetapi juga membantu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Semplak Barat dengan menyediakan akses yang lebih baik terhadap air bersih. Selain itu, inovasi IPAS Cidepit  juga dapat diadaptasi dan diterapkan di daerah lain yang menghadapi masalah serupa. ***

 

Sumber : Bappedalitbang

Editor : Mochamad Yusuf

 

Berita Lainnya

Tags: , ,

Update News

Terbongkar! Skandal Tambang Ilegal PT AKT, Pejabat Pelabuhan hingga Bos Perusahaan Jadi Tersangka

Jakarta, Siber24jam.com – 23 April 2026. Kejaksaan Agung melalui Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak...

Rudy Susmanto Raih Most Inspiring Leader Awards 2026, Bukti Kepemimpinan Visioner Bupati Bogor

JAKARTA, Siber24jam.com — Kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Pemerintah...

Rudy Susmanto Pacu Transformasi Bogor Barat: Infrastruktur, Desa, dan Ekonomi Jadi Fokus Utama

CIBINONG, Siber24jam.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan arah pembangunan wilayah Bogor Barat akan difokuskan...

Perdagangan Manusia dan Penipuan Online: Luka Moral Bangsa yang Harus Dihentikan

Jakarta, Siber24jam.com – Indonesia kembali diguncang oleh kasus perdagangan manusia serta penipuan dan judi online,...