Update

Beli Motor Listrik Dapat Bantuan Pemerintah Rp 7 Juta

beli motor listrikMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (foto dok kemenperin.go.id)

Jakarta,Siber24jam.com- Beli motor listrik akan dapat bantuan dari pemerintah sebesar Rp 7 juta. Langkah pemerintah ini untuk mendorong  meningkatan minat masyarakat dalam penggunaan kendaraan listrik, sekaligus bukti komitmen pemerintah terkait pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 29 persen pada tahun 2030, dan di tahun 2060 masuk ke emisi nol atau net zero carbon.

“Untuk mempercepat pembentukan ekosistem kendaraan listrik, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pemberian bantuan untuk pembelian kendaraan listrik roda dua yang mulai berlaku Senin (20/03/2023) lalu,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, dikutip dari laman kemenperin.go.id, Minggu (26/03/2023).

Sebagai informasi, kebijakan pemberian insentif  untuk pembelian kendaraan roda dua listrik tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah untuk Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Dua.

“Program bantuan yang diberikan pemerintah tersebut dalam bentuk penggantian potongan harga untuk pembelian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) roda dua dalam keadaan baru kepada masyarakat tertentu. Pelaksanaan program bantuan ini akan didukung oleh Lembaga Verifikasi Independen (LVI) untuk melakukan kegiatan verifikasi dan pelaporan atas hasil verifikasi industri,” jelas Menperin.

Potongan harga yang akan diberikan pada bantuan pemerintah itu, kata Menperin,  sebesar Rp7 juta untuk pembelian satu unit KBL berbasis baterai roda dua. “Pemberian potongan harga ini hanya dapat diberikan untuk satu kali pembelian KBL berbasis baterai roda dua yang dilakukan oleh masyarakat tertentu dengan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sama,”ujar Menperin.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Dirjen ILMATE) Kemenperin Taufiek Bawazier  menambahkan, jenis kendaraan motor listrik yang mendapatkan potongan harga harus terdaftar dalam Sistem Informasi Bantuan Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Roda Dua (Sisapira). Selain itu, kendaraaan yang akan didaftarkan ke dalam Sisapira.id harus memenuhi ketentuan nilai TKDN paling rendah 40 persen.

“Sisapira.id telah siap digunakan mulai 20 Maret 2023 oleh para pelaku industri KBLBB, bukan oleh masyarakat. Produsen KBLBB memasukkan data produksi, data model, tipe, sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) ke dalam sistem informasi tersebut,” katanya.

Selanjutnya, sambung Taufiek, surveyor independen akan memeriksa kelengkapan dan kesesuaian data yang dimuat. Setelah data data produsen dan diler terverifikasi, masyarakat bisa datang ke dealer guna memeriksa apakah NIK yang dimiliki termasuk sebagai penerima manfaat pembelian KBLBB roda dua.

“Penetapan KBL berbasis baterai roda dua sebagaimana dimaksud itu dilakukan dalam jangka waktu paling lama lima hari kerja terhitung sejak hasil verifikasi. Kepesertaan program bantuan ini berlaku sampai dengan tahun anggaran 2024,” jelas Taufiek menutupi. ***

Editor : Mochamad Yusuf

Berita Lainnya

Tags: ,

Update News

KDM dan Prabowo di Persimpangan Politik? 5 Fakta yang Memicu Spekulasi Menuju 2029

    Liputan08.com, JAKARTA – Hubungan politik Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau Kang Dedi...

Program Pangan Murah di Era Bupati Rudy Susmanto, Warga Bisa Hemat Belanja Kebutuhan Pokok

CIBINONG Siber24jam.com – Puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) tingkat Kabupaten Bogor tahun 2026 memberikan...

Bupati Rudy Susmanto Dukung Pelestarian Ekosistem Situ Plaza Cibinong, 8.000 Benih Ikan Nilem Ditebar

Siber24jam.com, CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mendorong pelestarian ekosistem perairan umum dan menjaga...

Peringati Hari Pangan Sedunia, Bupati Rudy Susmanto Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

CIBINONG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong masyarakat membiasakan konsumsi pangan bergizi melalui pemanfaatan...