Update

Potensi Agro Kecamatan Waluran, Pendukung Destinasi Wisata Geopark Ciletuh

potensi agro kecamatanMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, bersama ibu-ibu Desa Wisata Waluran, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, membersihkan buah hanjeli menggunakan nyiru (perabot rumah tangga terbuat dari anyaman bambu) saat berkunjung ke Kampung Hanjeli (foto dok sukabumikab.go.id)

Sukabumi, Siber24jam.com – Potensi agro Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, jika dikembangkan bakal menjadi pendukung keberadaan destinasi wisata Ciletuh Palabuhan Ratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp).

Sebagai informasi, Kecamatan Waluran, merupakan satu dari 47 kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi, kecamatan masuk dalam cakupan kawasan Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp).

“Ya kendati, wilayah Waluran dikategorikan tidak memiliki potensi wisata alam, namun kecamatan memiliki aset dan prospek besar dibidang wisata edukasi pertanian, kuliner hasil pertanian serta perkebunan dan peternakan,”kata Camat Waluran Ali Murtado, dikutip dari laman sukabumikab.go.id, Minggu (19/02/2023).

Potensi itu, kata Ali,  satu diantaranya tanaman  Hanjeli, yang dikenal dengan sebutan jali atau jali-jali di Indonesia. Tanaman hanjeli berbentuk rumpun setahun dengan batang yang tegak dan besar. Tinggi batang dapat mencapai 1-3 m. Akar tanaman bersifat kasar dan sulit dicabut. Letak daunnya berseling dengan helaian berbentuk pita dan ukuran 1-5 cm.

“Tanaman hanjeli, di mata warga Kecamatan Waluran  sudah menjadi primadona, bahkan tanaman yang dibudidayakan di Desa Waluran Mandiri tersebut banyak dijadikan bahan penelitian mahasiswa dan praktisi dibidang pertanian dari dalam dan luar negeri.

Menurut Ali Murtado,  wilayahnya saat ini tengah fokus pada pembangunan infrastuktur dan pengembangan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Makanya, Ali, berharap Kecamatan Waluran sebagai salah satu jalur alternatif menuju wilayah Pantai Minajaya, Pantai Palangpang, Ujung Genteng dan daerah wisata lainnya di CPUGGp dapat menjadi tempat istirahat, berbelanja dan kuliner para wisatawan sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Kami telah melakukan berbagai upaya pelatihan kepada masyarakat dan pelaku UMKM, agar dapat lebih aktif dan giat dalam mempromosikan dan mendistribusikan produknya, sehingga dikenal konsumen dan memberikan nilai tambah,” kata Ali menutupi. ***

 

Penulis : Mochamad Yusuf

Berita Lainnya

Update News

Sastra Winara Sebut Bantuan Kurban Presiden Prabowo Bukti Kepedulian Nyata untuk Warga Bogor

BABAKANMADANG Siber24jam.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mengapresiasi perhatian Presiden RI Prabowo Subianto...

Rudy Susmanto: Kepedulian Presiden Prabowo untuk Kabupaten Bogor Terlihat Lewat Bantuan Sapi Kurban 1,2 Ton

BABAKANMADANG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden...

Pemkab Bogor Dorong Penguatan Budaya Kerja ASN yang Inovatif dan Berdampak

CIBINONG Siber24jam.com – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, melalui Badan Kepegawaian...

Polsek Muara Kuang Ogan Ilir Monitoring Harga dan Stok BAPOKTING Jelang IDUL ADHA 2026

OGAN ILIR  Siber24jam.com — Liputan08.com Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun 2026, Polsek...