Update

Hari Raya Imlek, Perajin Kue Keranjang Afat Banjir Rezeki

hari raya imlekKue Keranjang, sajian khas saat merayakan Hari Raya Imlek

Sukabumi,Siber24jam.com- Hari Raya Imlek 2574 Kongzilli, Minggu (22/01/2023) atau hari ini  dirayakan masyarakat keturunan Tionghoa di seluruh dunia, tanpa terkecuali mereka yang tinggal di Indonesia.

Perayaan Imlek, khusus di Indonesia yang dirayakan masyarakat keturanan Tionghoa, selalu diidentikan dengan kue keranjang, sejak awal tahun para perajin kue berbentuk bulat dengan rasa manis  manis diburu pembeli.

Di Kota Sukabumi, perajin kue keranjang sejak awal tahun 2023 sudah kebanjiran pesanan dari berbagai daerah, seperti yang dirasakan Afat, perajin kue keranjang yang tinggal di Jalan Tipar  Nomor 35, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang.

Dibantu 25 pekerja,  dalam sehari, Afat bisa memproduksi kue dodol keranjang hingga 1,5 ton. Kue keranjang produksi Afat ini sudah dikenal selama puluhan tahun, sehingga ketika jelang Hari Raya Imlek.

“Kue keranjang yang diproduksi Afat ini usaha terun temurun yang dirintis sejak tahun 1970 an. Pembuatan kue ini murni dilakukan secara tradisional untuk menjaga keaslian citra rasa, makanya tenaga yang dikerahkan cukup banyak hingga 25 orang,”kata Bagian Marketing Keu Keranjang Bintang Rejeki, Dilla Novianti, dikutip dari laman sukabumikota.go.id, Minggu (22/01/2023).

Dilla menjelaskan, bahan dasar kue keranjang berupa tepung ketan kanji. Tepung itu dikukus selama 4 jam. Kue keranjang dalam bahasa Mandarin disebut Nian Gao atau kue tahunan produk Afat, dengan brand Bintang Rezeki ini, kata Dilla, selain dipasarkan di Kota Sukabumi, juga dikirim kebeberapa kota di kawasan Jabodetabek, Cianjur, dan Bandung.

“Setiap tahun kami bisa menjual lebih dari 30 ton. Kami berharap, di Imlek 2023 ini pesanan lebih banyak dibandingkan 2020, 2021 dan 2022, karena kondisi ekonomi di 2023 ini jauh lebih baik,” ujarnya.

Sebagai informasi, kue keranjang ini sekilas mirip dodol, kue keranjang ini menjadi hidangan wajib disajikan saat Imlek, karena orang Tionghoa meyakini kue keranjang merupakan hidangan yang membawa keberuntungan. Rasa manis dari kue itu mengibaratkan seseorang harus berperilaku dan bertutur kata manis supaya dapat saling menguatkan. ***

 

Editor : Mochamad Yusuf

Berita Lainnya

Update News

JPU Bongkar Dugaan Konflik Kepentingan Ahli, Tegaskan Kasus Chromebook Bukan Sekadar Administrasi tapi Pidana

Jakarta, Siber24jam.com – 4 Mei 2026. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menegaskan adanya unsur pidana dalam...

Kepala Dinas Arsip Bogor Dorong Transformasi Digital, SIKN–JIKN Buka Akses Arsip Publik Lebih Luas

CIBINONG, Siber24jam.com — Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan terus memperkuat tata kelola...

Rudy Susmanto Kawal Aspirasi Warga Tambang ke Gubernur, Siapkan Jalur Khusus sebagai Solusi

CIBINONG,Siber24jam.com — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat terkait aktivitas pertambangan...

KH Sogir AY Dorong Kepengurusan Baru KONI Bogor Tingkatkan Prestasi dan Tata Kelola Profesional

Bogor Siber24jam.com — Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PKB yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua...