Jakarta, Siber24jam.com – 4 Mei 2026. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menegaskan adanya unsur pidana dalam...
Sukabumi,Siber24jam.com- Hari Raya Imlek 2574 Kongzilli, Minggu (22/01/2023) atau hari ini dirayakan masyarakat keturunan Tionghoa di seluruh dunia, tanpa terkecuali mereka yang tinggal di Indonesia.
Perayaan Imlek, khusus di Indonesia yang dirayakan masyarakat keturanan Tionghoa, selalu diidentikan dengan kue keranjang, sejak awal tahun para perajin kue berbentuk bulat dengan rasa manis manis diburu pembeli.
Di Kota Sukabumi, perajin kue keranjang sejak awal tahun 2023 sudah kebanjiran pesanan dari berbagai daerah, seperti yang dirasakan Afat, perajin kue keranjang yang tinggal di Jalan Tipar Nomor 35, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang.
Dibantu 25 pekerja, dalam sehari, Afat bisa memproduksi kue dodol keranjang hingga 1,5 ton. Kue keranjang produksi Afat ini sudah dikenal selama puluhan tahun, sehingga ketika jelang Hari Raya Imlek.
“Kue keranjang yang diproduksi Afat ini usaha terun temurun yang dirintis sejak tahun 1970 an. Pembuatan kue ini murni dilakukan secara tradisional untuk menjaga keaslian citra rasa, makanya tenaga yang dikerahkan cukup banyak hingga 25 orang,”kata Bagian Marketing Keu Keranjang Bintang Rejeki, Dilla Novianti, dikutip dari laman sukabumikota.go.id, Minggu (22/01/2023).
Dilla menjelaskan, bahan dasar kue keranjang berupa tepung ketan kanji. Tepung itu dikukus selama 4 jam. Kue keranjang dalam bahasa Mandarin disebut Nian Gao atau kue tahunan produk Afat, dengan brand Bintang Rezeki ini, kata Dilla, selain dipasarkan di Kota Sukabumi, juga dikirim kebeberapa kota di kawasan Jabodetabek, Cianjur, dan Bandung.
“Setiap tahun kami bisa menjual lebih dari 30 ton. Kami berharap, di Imlek 2023 ini pesanan lebih banyak dibandingkan 2020, 2021 dan 2022, karena kondisi ekonomi di 2023 ini jauh lebih baik,” ujarnya.
Sebagai informasi, kue keranjang ini sekilas mirip dodol, kue keranjang ini menjadi hidangan wajib disajikan saat Imlek, karena orang Tionghoa meyakini kue keranjang merupakan hidangan yang membawa keberuntungan. Rasa manis dari kue itu mengibaratkan seseorang harus berperilaku dan bertutur kata manis supaya dapat saling menguatkan. ***
Editor : Mochamad Yusuf
Kue Keranjang, sajian khas saat merayakan Hari Raya Imlek













