Update

Warga Bogor Asri Tolak Posyandu Dibangun di Atas Lahan Bermain Anak, Minta Musyawarah Ulang

Bogor, Siber24jam.com — Sejumlah warga Perumahan Bogor Asri RW 11, Kelurahan Nanggewer, Kabupaten Bogor, menyampaikan keberatan atas rencana pembangunan Posyandu di atas lahan taman bermain anak-anak atau fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos fasum) yang selama ini digunakan warga sebagai ruang bermain anak.

Penolakan tersebut dituangkan dalam surat keberatan warga yang ditujukan kepada Ketua RW 11. Dalam surat itu, warga meminta agar pembangunan Posyandu dipindahkan ke lokasi lain karena masih terdapat lahan kosong di sekitar area fasos fasum yang dinilai lebih layak digunakan.

Warga menilai keberadaan taman bermain anak sangat penting bagi lingkungan perumahan, terutama sebagai ruang aktivitas dan interaksi anak-anak. Mereka berharap pemerintah maupun pihak terkait dapat mempertimbangkan kembali rencana pembangunan tersebut agar kedua fasilitas, yakni taman bermain dan Posyandu, tetap dapat berjalan berdampingan.

Salah satu warga, Sahrul, mengatakan warga bukan menolak keberadaan Posyandu, namun meminta lokasi pembangunan dipindahkan ke area lain yang masih tersedia.

“Kami tidak menolak Posyandu karena itu juga penting untuk masyarakat. Tapi jangan sampai taman bermain anak-anak hilang. Di samping lokasi itu masih ada lahan yang cukup luas dan bisa dimanfaatkan,” ujar Sahrul kepada wartawan, Senin (18/5/2026).

Hal senada disampaikan warga lainnya, Subur yang berharap ada musyawarah ulang sebelum pembangunan dilakukan.

“Kami ingin ada pembicaraan bersama seluruh warga agar keputusan yang diambil benar-benar terbaik. Taman untuk anak penting, Posyandu juga penting, jadi harus dicari solusi yang tidak merugikan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bogor KH Achmad Yaudin Sogir dari Fraksi PKB meminta seluruh pihak mengedepankan musyawarah dan mencari solusi terbaik untuk kepentingan bersama.

“Semua harus dimusyawarahkan kembali dengan baik. Posyandu penting untuk pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi ruang bermain anak juga sangat dibutuhkan warga. Saya berharap ada solusi terbaik sehingga keduanya tetap bisa berjalan,” ujar KH Achmad Yaudin Sogir.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kelurahan Nanggewer disebut belum memberikan keterangan resmi terkait polemik pembangunan Posyandu di lahan taman bermain tersebut. Warga berharap pemerintah kelurahan segera turun tangan memfasilitasi dialog agar persoalan tidak menimbulkan perpecahan di lingkungan masyarakat.

Berita Lainnya

Tags: ,

Update News

Bupati Bogor Rudy Susmanto Kawal Percepatan Akademi Olahraga Nasional di Rancabungur

Cibinong, Siber24jam.com — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmennya untuk mengawal percepatan pembangunan Akademi Olahraga...

Wabup Ade Ruhandi Tegaskan Komitmen Pemkab Bogor Perangi Penyalahgunaan OOT Demi Selamatkan Generasi Bangsa

Sentul, Siber24jam.com — Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan...

Warga Bogor Asri Tolak Posyandu Dibangun di Atas Lahan Bermain Anak, Minta Musyawarah Ulang

Bogor, Siber24jam.com — Sejumlah warga Perumahan Bogor Asri RW 11, Kelurahan Nanggewer, Kabupaten Bogor, menyampaikan...

Luar Biasa SMP.N. 18 Kota Palembang Mencetak Atlit Muda Dalam Seni Beladiri Dan Meraih Mendali Emas Dan Mendali Perak

Palembang, Siber24jam.com – Siswa siswi SMP.N.18 Kota Palembang kembali membawa nama harum sekolahnya. (Senin 18...