CIBINONG Siber24jam.com – Dukungan Bupati Bogor Rudy Susmanto terhadap pembinaan atlet disabilitas mendapat apresiasi dari...
CIBINONG Siber24jam.com – Dukungan Bupati Bogor Rudy Susmanto terhadap pembinaan atlet disabilitas mendapat apresiasi dari National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor. Dukungan tersebut dinilai menjadi modal penting dalam meningkatkan pembinaan sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Tahun 2026.
Ketua Pelatcab NPCI Kabupaten Bogor, Iji Hataji, mengatakan perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan semangat bagi NPCI untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet disabilitas.
“Alhamdulillah, dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor, terutama dari Bapak Bupati beserta jajarannya, sangat baik. Saya sangat bangga dengan dukungan dari Bapak Bupati,” ujar Iji.
Menurutnya, NPCI Kabupaten Bogor kini mempersiapkan sekitar 210 atlet melalui program Pemusatan Latihan Cabang (Pelatcab). Program tersebut berlangsung sekitar 80 hari, mulai 3 September hingga 21 November 2026.
Pelatcab dirancang secara terukur melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan latihan, monitoring, evaluasi hingga pencapaian prestasi. Salah satu hal penting yang diterapkan adalah pemetaan baseline untuk mengetahui kondisi awal setiap atlet.
“Baseline ini penting untuk mengukur bagaimana kondisi atlet sebelum dan setelah Pelatcab, sehingga kami bisa melihat peningkatan prestasinya,” jelas Iji.
Latihan para atlet digelar di sejumlah lokasi. Renang dilaksanakan di Fisik Balai, atletik di Pakansari, sedangkan bulu tangkis menggunakan fasilitas GOR belakang Kodim. Sementara cabang olahraga judo dan bowling menjalani latihan di Cibiru, Bandung.
Iji berharap dukungan Pemkab Bogor terhadap NPCI dan Sentra Olahraga Disabilitas (SOD) terus diperkuat, terutama dalam penyediaan fasilitas latihan.
“Harapan kami kepada pimpinan daerah, khususnya Bapak Bupati, ke depan baik NPCI maupun SOD dapat diberikan ruang untuk terus berkembang, terutama dari sisi fasilitas,” katanya.
Ia menambahkan, pembinaan yang dilakukan selama ini telah melahirkan sejumlah atlet berprestasi hingga tingkat nasional, di antaranya dari cabang olahraga tenis meja dan atletik.
Semangat serupa disampaikan Rian, atlet boccia NPCI Kabupaten Bogor asal Sentul. Menurutnya, dukungan dan fasilitas yang diberikan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berlatih dan memberikan prestasi terbaik.
“Kami berusaha memberikan yang terbaik di tahun ini. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kabupaten Bogor. Mudah-mudahan kami bisa mendapatkan prestasi terbaik dan memberikan hasil yang membanggakan bagi Kabupaten Bogor,” ujar Rian.
Rian juga mengajak para penyandang disabilitas untuk tidak menjadikan keterbatasan sebagai hambatan dalam mengembangkan potensi.
“Intinya, keterbatasan bukanlah sebuah hambatan bagi kami, tetapi justru menjadi salah satu penyemangat untuk meraih prestasi terbaik,” katanya.
Ia berpesan agar penyandang disabilitas tidak minder atau malu dengan kondisi yang dimiliki karena setiap orang memiliki kelebihan dan potensi yang dapat dikembangkan.
“Jangan pernah merasa malu atas kekurangan yang diberikan oleh Allah. Di balik kekurangan yang kita miliki, pasti ada kelebihan yang diberikan kepada kita, entah itu di bidang apa pun,” tuturnya.
Dengan pembinaan yang semakin terukur dan dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor, NPCI optimistis kontingen Kabupaten Bogor mampu tampil maksimal pada Peparda VII. Bahkan, NPCI menargetkan Kabupaten Bogor meraih juara umum.
Pembinaan tersebut sekaligus memperkuat komitmen Kabupaten Bogor dalam membangun olahraga yang inklusif, sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi atlet disabilitas untuk berkembang, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah.
Berita Lainnya
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto





















