Sekda Ajat Tegaskan Tata Kelola Desa yang Baik Jadi Fondasi Kemajuan Kabupaten Bogor
“Warung Jadi Lebih Hidup”, Program Rebranding UMKM KKN Kelompok 42 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Dapat Apresiasi Warga Desa Kedung Pengawas
Siber24.jam.com – Kab. Bekasi,Minimnya identitas usaha dan kurangnya pemanfaatan media promosi masih menjadi kendala yang dihadapi sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kedung Pengawas. Banyak warung dan usaha rumahan yang belum memiliki penanda usaha yang jelas sehingga keberadaannya kurang terlihat oleh masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 42 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya melaksanakan program rebranding UMKM melalui pemasangan banner usaha bagi pelaku UMKM di Desa Kedung Pengawas. Program ini bertujuan membantu masyarakat dalam memperkuat identitas usaha agar lebih mudah dikenali serta meningkatkan daya tarik usaha di tengah persaingan yang semakin berkembang.
Melalui awak media ,selasa 23 juni 2026 Ketua Kelompok 42 KKN Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Salman Hafidzul Haq, mengatakan bahwa program tersebut lahir dari hasil observasi dan kebutuhan nyata yang ditemukan di lapangan. “Kami melihat masih banyak usaha warga yang sebenarnya memiliki potensi besar, tetapi belum memiliki identitas usaha yang mudah dikenali. Melalui program rebranding ini, kami ingin membantu pelaku UMKM agar usahanya lebih dikenal masyarakat, menarik pelanggan baru, dan mampu berkembang secara berkelanjutan,” ujar Salman Hafidzul Haq.
Menurutnya, keberadaan banner tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga sebagai sarana komunikasi dan pemasaran yang dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap usaha yang dijalankan masyarakat.
“Identitas usaha yang jelas akan memberikan kesan lebih profesional. Selain mempermudah pelanggan menemukan lokasi usaha, banner juga menjadi media informasi mengenai produk yang dijual sehingga dapat meningkatkan daya saing UMKM,” tambahnya.
Program yang dilaksanakan mahasiswa KKN Kelompok 42 tersebut mulai memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha. Banner yang dipasang membuat usaha warga yang sebelumnya kurang mencolok menjadi lebih mudah ditemukan oleh masyarakat maupun pengguna jalan.
Salah satu penerima bantuan banner, Ibu Kemi Wahyuni, pemilik warung sembako di Desa Kedung Pengawas, mengaku merasakan perubahan setelah pemasangan banner dilakukan. “Saya sangat berterima kasih sekali. Jadi warung saya tambah kelihatan hidup karena ada banner-nya. Kalau ada orang lewat langsung tahu kalau ini toko sembako, jadi tidak bertanya-tanya lagi sebenarnya toko apa,” ungkap Ibu Kemi Wahyuni.
Selain membantu promosi usaha, keberadaan banner juga memudahkan masyarakat sekitar dalam mencari kebutuhan sehari-hari seperti sembako, gas elpiji, air mineral, dan berbagai produk rumah tangga lainnya. Dengan identitas usaha yang lebih jelas, pelayanan kepada pelanggan menjadi lebih efektif dan keberadaan UMKM sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa semakin kuat.
Selama pelaksanaan program, mahasiswa KKN Kelompok 42 juga aktif berkoordinasi dengan para pelaku usaha untuk memastikan desain banner yang dibuat sesuai dengan karakter dan kebutuhan masing-masing usaha. Pendekatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat setempat.
Program rebranding UMKM ini mendapat apresiasi positif dari warga Desa Kedung Pengawas. Masyarakat menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata karena mampu membantu usaha lokal tampil lebih profesional dan mudah dikenali.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 42 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya berharap semakin banyak UMKM yang memperoleh dukungan dalam meningkatkan kualitas promosi dan branding usaha. Dengan identitas usaha yang lebih kuat, UMKM diharapkan dapat memperluas jangkauan pelanggan, meningkatkan daya saing, serta berkontribusi lebih besar terhadapv pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Kedung Pengawas.
Penulis : izzatush&syifa
Editor : Aliwardana


















