Update

Sastra Winara: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Pondasi Kemandirian Ekonomi Rakyat Bogor

siber24jam.com Cisarua — Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Bupati Bogor mempercepat pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Menurutnya, koperasi berbasis desa ini menjadi pondasi penting dalam membangun ekonomi rakyat yang mandiri dan berkeadilan.

“Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi gerakan ekonomi rakyat yang nyata. DPRD siap mendukung penuh, termasuk dalam penganggaran dan pengawasan, agar program ini benar-benar berdampak bagi masyarakat desa,” tegas Sastra Winara.

Pernyataan itu sejalan dengan komitmen Bupati Bogor Rudy Susmanto, yang bersama Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar rapat pembahasan dan persiapan percepatan program KDMP di Enchanting Valley, Cisarua, Rabu (5/11/2025).

Bupati Rudy menegaskan, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategis memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa dan kelurahan, selaras dengan kebijakan nasional penguatan koperasi rakyat.

“Kalau pemerintah pusat punya kebijakan, maka pemerintah daerah harus melaksanakannya dengan sepenuh hati. Karena inilah bentuk nyata kehidupan berbangsa,” ujar Rudy Susmanto.

Rudy juga menekankan pentingnya percepatan pembentukan KDMP di seluruh desa dan kelurahan, serta meminta seluruh kepala desa segera mengaktifkan koperasi di wilayahnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Bogor menyiapkan peningkatan alokasi Dana Desa tahun 2026 untuk mendukung pembiayaan koperasi, serta pendataan aset daerah dan desa sebagai dasar pengembangan program. Sebanyak 19 kelurahan akan menjadi lokasi awal pembentukan KDMP, termasuk Kelurahan Pakansari yang akan menjadi titik peletakan batu pertama.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana, menjelaskan bahwa proses pembentukan koperasi telah rampung sejak Juni 2025, dengan total 435 koperasi yang tergabung dalam program ini—terdiri dari 434 koperasi baru dan 1 koperasi pengembangan.

“Total 416 koperasi desa dan 19 koperasi kelurahan kini aktif. Kami juga sudah mengembangkan 18 gerai sembako, 3 apotek desa, 3 klinik, 3 gerai simpan pinjam, hingga 2 agen Laku Pandai,” jelas Iman Wahyu.

Ia menegaskan, Pemkab Bogor berkomitmen penuh mempercepat pembangunan infrastruktur koperasi agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

“Kami terus berkoordinasi agar pembangunan berjalan cepat, tepat, dan memberi manfaat langsung bagi rakyat,” pungkasnya.

Berita Lainnya

Tags: , ,

Update News

Bupati Bogor Rudy Susmanto Minta Pembangunan Desa Berbasis Kebutuhan Masyarakat

GUNUNG PUTRI Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong pemerintah desa agar mengembangkan program pembangunan...

Rudy Susmanto Dorong Integritas Aparatur, Sosialisasi Antikorupsi Pemkab Bogor Sasar Sukamakmur

SUKAMAKMUR Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto terus mendorong penguatan budaya antikorupsi di lingkungan pemerintahan...

Bupati Rudy Susmanto Dorong Integritas Aparatur Desa, Road Show Antikorupsi Pemkab Bogor ke Sukamakmur

SUKAMAKMUR Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat budaya antikorupsi hingga tingkat kecamatan dan...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Dorong Aparatur Desa Perkuat Integritas dan Cegah Korupsi

SUKAMAKMUR Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus...