Update

Cegah Banjir Susulan, Pemkab Bogor Naturalisasi Kali Rengas di Parung

Parung, siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bergerak cepat menangani potensi banjir di wilayah Kecamatan Parung dengan melakukan naturalisasi saluran pembuang Kali Rengas yang melintasi Desa Iwul dan Desa Waru.

Langkah ini merupakan respons cepat atas banjir yang terjadi pada 5 Juli 2025 lalu di Perumahan Griya Waru Asri, Kecamatan Parung. Untuk mencegah kejadian serupa terulang, DPUPR Kabupaten Bogor mulai melaksanakan pekerjaan perbaikan dan normalisasi sejak 14 Juli 2025.

Kepala DPUPR Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, mengungkapkan bahwa penanganan dilakukan secara menyeluruh dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan dan ketahanan lingkungan.

“Beberapa penanganan yang dilakukan meliputi penggantian cross drain yang mengalami penyempitan dan kerusakan, perkuatan struktur saluran (lining) untuk mencegah longsor, serta pengerukan sedimen yang selama ini menghambat aliran air saat hujan deras,” jelas Suryanto, Selasa (23/7/2025).

Ia menegaskan bahwa penumpukan sedimen dan penyempitan saluran telah menjadi persoalan kronis di wilayah tersebut. Oleh karena itu, penanganan harus dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan saluran air kembali berfungsi optimal.

“Upaya ini bertujuan mengurangi risiko banjir dengan memperbaiki infrastruktur drainase yang ada dan menghilangkan hambatan aliran air. Kami hadir memberikan layanan infrastruktur yang cepat dan tepat, serta berorientasi pada ketahanan lingkungan kawasan permukiman,” tegasnya.

Lebih lanjut, Suryanto mengajak seluruh warga untuk turut menjaga kebersihan saluran air dan waspada terhadap potensi kerusakan lingkungan.

“Kami mengimbau masyarakat agar aktif menjaga lingkungan dan melaporkan bila ditemukan indikasi kerusakan atau potensi bahaya. Kolaborasi masyarakat sangat penting dalam menjaga sistem drainase tetap berfungsi baik,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran proses penanganan ini, termasuk pemerintah kecamatan, desa, serta warga setempat.

Berita Lainnya

Tags: , , , ,

Update News

Keluarga Cemas, WNI Asal Solok Tak Bisa Dihubungi Sejak April 2026, Tim Hukum Tempuh Langkah ke KBRI

SOLOK Siber24jam.com – Hilangnya kontak seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kota Solok, Sumatera Barat,...

Wisuda Tahfidz ke-VIII Ponpes Thoyyibah Bogor Cetak Hafidz 1–30 Juz

Wisuda Tahfidz ke-VIII Ponpes Thoyyibah Bogor Cetak Hafidz 1–30 Juz

Proyek Betonisasi Rp Miliaran di Nangewer Jadi Sorotan, Lapisan Jalan Mengelupas Tak Lama Setelah Dibangun

Proyek Betonisasi Rp Miliaran di Nangewer Jadi Sorotan, Lapisan Jalan Mengelupas Tak Lama Setelah Dibangun

Atasi Banjir Wilayah Utara, Bupati Bogor Rudy Susmanto Percepat Normalisasi Sungai dan Irigasi

Atasi Banjir Wilayah Utara, Bupati Bogor Rudy Susmanto Percepat Normalisasi Sungai dan Irigasi