Update

JAM Pidum Setujui 14 Kasus Restorative Justice Termasuk Pencurian di Musi Banyuasin

Jakarta, Siber24jam.com – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum) Prof. Dr. Asep Nana Mulyana menyetujui penghentian penuntutan terhadap 14 kasus melalui mekanisme restorative justice dalam ekspose virtual pada Rabu (19/2/2025). Salah satu kasus yang mendapat persetujuan adalah perkara pencurian sepeda motor di Musi Banyuasin yang melibatkan tersangka Aril Saputra bin Dedi.

Dalam kasus tersebut, tersangka diduga mengambil satu unit sepeda motor Honda Revo Fit milik korban Mansyur bin Yusuf, yang saat itu diparkir dengan kunci masih terpasang. Korban sempat mengejar tersangka, namun kendaraan tersebut akhirnya ditemukan di sebuah kebun tanpa keberadaan tersangka.

Kepala Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin, Roy Riady, S.H., M.H., bersama Kasi Pidum Armen Ramdhani, S.H., M.H., dan Jaksa Fasilitator Fatmawati, S.H., menginisiasi perdamaian antara tersangka dan korban. Dalam proses tersebut, tersangka mengakui perbuatannya, meminta maaf, dan korban menerima permintaan maaf tersebut serta mengajukan permohonan penghentian penuntutan.

“Setelah melalui proses perdamaian yang dilakukan secara sukarela, tanpa tekanan dan intimidasi, serta mempertimbangkan aspek sosiologis dan respons positif masyarakat, permohonan penghentian penuntutan akhirnya disetujui,” ujar Prof. Dr. Asep Nana Mulyana.

Selain kasus di Musi Banyuasin, JAM-Pidum juga menyetujui 13 kasus lainnya, di antaranya:

Kasus penggelapan dan penipuan di Kejari Kota Gorontalo

Kasus penganiayaan di Kejari Kabupaten Tangerang dan Kejari Serang

Kasus penadahan di Kejari Musi Banyuasin dan Kejari Dharmasraya

Kasus pencurian dengan pemberatan di Kejari Ogan Ilir

Kasus kekerasan dalam rumah tangga dan perlindungan anak di beberapa wilayah

Prof. Dr. Asep Nana Mulyana menegaskan bahwa kebijakan restorative justice merupakan wujud kepastian hukum yang lebih berkeadilan bagi masyarakat.

“Para Kepala Kejaksaan Negeri diminta segera menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) Berdasarkan Keadilan Restoratif, sebagaimana diatur dalam Peraturan Kejaksaan RI Nomor 15 Tahun 2020 dan Surat Edaran JAM-Pidum,” pungkasnya.

 

Penulis :Zakar

Berita Lainnya

Update News

Bupati Bogor Rudy Susmanto Tinjau Pembangunan Alun-Alun, PKL Akan Difasilitasi Naik Kelas

Cibinong, Siber24jam.com — Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran perangkat daerah terkait meninjau langsung progres...

Bupati Rudy Susmanto Ajak Warga Bergerak Serempak Sambut HJB ke-544 Kabupaten Bogor

CIBINONG, Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten Bogor bersiap menyambut Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang diperingati...

Darah Bripka Arya Dibalas! Dua Begal Penembak Polisi Diciduk, Satu Tewas Ditembak Petugas

Lampung, Siber24jam.com — Kepolisian Daerah Lampung berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor disertai penembakan terhadap...

Gus Sholeh Ajak Jurnalis Istiqamah di Majelis Ilmu, KH AY Sogir Isi Pengajian Al Qalam

Bogor, Siber24jam.com – Pembina Pengajian Al Qalam, Gus Sholeh, mengajak para jurnalis untuk senantiasa istiqamah...