Babakan Madang Siber24jam.com — Rudy Susmanto bersama Kapolres Bogor meninjau langsung jalur yang akan dilalui dalam...
Cibinong, Siber24jam.com – 25 September 2024. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BAPEMPERDA) DPRD Kabupaten Bogor menggelar rapat perdana yang dihadiri oleh 14 anggota dari berbagai fraksi, termasuk PKB, Demokrat, Gerindra, Golkar, Nasdem, PAN, dan PKS. Rapat ini dipimpin oleh Ade Sanjaya sebagai Ketua BAPEMPERDA dan Sari sebagai Wakil Ketua. Turut hadir dalam rapat tersebut KH Achmad Yaudin Sogir (AYS) dari Fraksi PKB dan Fuad dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB).
Pertemuan yang berlangsung di kantor DPRD Kabupaten Bogor ini membahas tugas pokok dan fungsi (tupoksi) BAPEMPERDA serta program pembentukan Peraturan Daerah (Perda) yang telah rampung pada tahun 2024. Salah satu topik utama yang dibahas adalah inisiatif anggota DPRD dalam membentuk Perda baru yang dianggap penting untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.
KH Achmad Yaudin Sogir menyampaikan rencana untuk mendorong tiga inisiatif Perda, yakni Perda Kesehatan Mental, Perda Perlindungan UMKM dan Petani, serta Perda Fasilitasi Jemaah Haji. AYS juga menekankan pentingnya revisi Perda yang dianggap sudah tidak relevan lagi dan mandul dalam pelaksanaannya.
“Kabupaten Bogor ini memiliki potensi besar untuk memberikan fasilitas yang lebih baik bagi jemaah haji. Saat ini, kita melihat kuota haji reguler untuk masyarakat Bogor terus meningkat, tetapi fasilitas dan sarana penunjang masih kurang representatif. Ini menjadi perhatian penting, karena ibadah haji adalah bagian dari rukun Islam. Kabupaten Bogor memiliki lahan yang sangat strategis, dan saya akan terus memperjuangkan produk Perda yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Di era anggota dewan 2024-2029 ini, kita harus bisa membuat kebijakan yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar KH Achmad Yaudin Sogir.
Lebih lanjut, AYS juga menggarisbawahi bahwa Perda Kesehatan Mental sangat dibutuhkan mengingat tekanan hidup yang semakin meningkat di masyarakat, serta Perda Perlindungan UMKM dan Petani yang akan memberikan payung hukum bagi pelaku usaha kecil dan sektor pertanian.
Salah satu warga Kabupaten Bogor , Taufik, menyambut baik inisiatif yang diusulkan oleh AYS. Menurutnya, Perda-perda tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya fasilitas haji yang lebih memadai.
“Kami sangat mendukung upaya DPRD dalam memperjuangkan fasilitas haji yang lebih baik. Saat ini, banyak dari kami yang harus menunggu lama untuk berangkat haji, tetapi fasilitas pendukungnya masih terbatas. Jika Perda ini bisa diwujudkan, tentunya akan sangat membantu masyarakat dalam menjalankan ibadah dengan lebih nyaman,” ujar Taufik.
Rapat perdana ini menjadi langkah awal bagi BAPEMPERDA untuk mewujudkan berbagai program yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Para anggota DPRD berkomitmen untuk terus memperjuangkan kebijakan yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga.











