Bogor, Siber24jam.com — Polemik internal di tubuh PT Panca Tetrasa kian memanas setelah adanya somasi...
LAMPUNG, Siber24jam.com – Brigjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), menekankan peran krusial program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dalam percepatan pembangunan di daerah-daerah tertinggal, terutama di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Brigjen Kristomei menyebut TMMD ke-121 sebagai contoh nyata dari kemajuan signifikan dalam upaya tersebut.
Pernyataan ini diungkapkan Kadispenad saat memimpin Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) untuk menilai kemajuan TMMD ke-121 di wilayah Kodim 0424/Tanggamus. Kunjungan tersebut dilakukan di Pekon Fajar Mulya, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, Lampung, pada Senin (12/8/2024).

“Kami hadir untuk memastikan bahwa setiap program yang dijalankan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sini,” ujar Brigjen TNI Kristomei saat meninjau berbagai proyek pembangunan. Proyek-proyek tersebut meliputi pembukaan jalan sepanjang 1.200 meter, pengerasan jalan, pembangunan gorong-gorong, talud, bedah rumah, dan pengeboran sumur.
Kadispenad menambahkan bahwa Tim Wasev tidak hanya memantau progres fisik tetapi juga mendengarkan keluhan dan aspirasi masyarakat setempat.
“Kami siap melaporkan dan mencari solusi untuk setiap permasalahan yang ditemukan, baik terkait akses air bersih maupun kebutuhan lainnya,” tegas Kadispenad setelah menerima laporan dari Dandim 0424/Tanggamus, Letkol Inf Vicky Heru Harsanto, S.I.P., M.Si.
Pemerintah Kabupaten Pringsewu, diwakili oleh Asisten 1 Ikhsan Hendrawan, juga memberikan apresiasi atas sinergi antara TNI dan pemerintah daerah melalui program TMMD.
“Kegiatan ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun mental dan kesadaran masyarakat,” ujar Ikhsan Hendrawan.
Selain pembangunan fisik, TMMD ke-121 di Tanggamus melibatkan berbagai kegiatan non-fisik, seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, pertanian, ketahanan pangan, serta layanan sosial seperti pengobatan gratis dan pemberian sembako.
Dengan program lintas sektoral seperti TMMD, diharapkan daerah-daerah terisolasi dapat merasakan pemerataan pembangunan. Tema TMMD kali ini, “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah,” bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.











