Jakarta, Siber24jam.com – 2 Mei 2026. Asosiasi Masyarakat Penambang Tradisional Indonesia (AMPETRA Indonesia) menggelar Musyawarah...
Palembang, Siber24jam.com – Aplikasi Banpol (Bantuan Polisi) yang digagas oleh Kapolda Sumatera Selatan, Irjen A. Rachmad Wibowo, terbukti sangat efektif dalam merespons keluhan warga.

Pada Rabu malam (12/6/2024), Rosa Melinda (27 tahun), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Letnan Yasin, Kelurahan 20 Ilir D III, Kecamatan Ilir Timur III, Kota Palembang, hendak mengakhiri hidupnya di Jembatan Musi IV. Berkat kesigapan petugas Kepolisian Sektor Ilir Barat II, Rosa berhasil diselamatkan.
Bripka Dody, petugas SPKT Polsek Ilir Barat II Polrestabes Palembang, menerima informasi melalui aplikasi Banpol. Bersama Aiptu MT Silaban (Kanit Patroli) dan Brigadir Muhammad Rozi (piket Reskrim), mereka segera menuju lokasi. Di sana, mereka menemukan seorang perempuan dalam kondisi linglung, menangis sambil memegang handphone. Perempuan tersebut berniat mengakhiri hidupnya akibat rasa kecewa dan putus asa dengan cara melompat ke Sungai Musi.
Namun, berkat kegigihan petugas Polsek, mereka berhasil membujuk Rosa untuk tidak melompat, memastikan keselamatannya, dan segera membawanya ke Polsek Ilir Barat II.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Dr. Harryo Sugihhartono, S.I.K., M.H, kepada media membenarkan bahwa personelnya dari Polsek IB II berhasil menyelamatkan nyawa warganya.
“Alhamdulillah, upaya penyelamatan nyawa Rosa Melinda, seorang ibu rumah tangga di Jembatan Musi IV, berhasil dilakukan anggota dari SPKT Polsek Ilir Barat II. Bripka Dody selaku SPK yang sedang bertugas, mendapatkan informasi dari Command Center Polda Sumsel melalui jaringan komunikasi HT. Seseorang warga melaporkan adanya upaya bunuh diri di Jembatan Musi IV. Mendapat informasi tersebut, Bripka Dody bersama unit Patroli dan piket fungsi langsung meluncur ke lokasi dan menjumpai korban yang hendak melompat ke sungai,” urai Harryo.
“Setelah dibawa ke mako Polsek, korban kita berikan bantuan dampingan psikologis dan kesehatan, kemudian kita panggil pihak keluarga. Saat ini sudah diserahkan ke dinas kesehatan untuk mendapatkan konseling psikologis lebih lanjut,” tambah Harryo.
Harryo mengapresiasi sikap tanggap jajarannya yang berhasil menyelamatkan warganya. “Upaya menyelamatkan nyawa manusia dari berbagai ancaman dan bahaya merupakan esensi yang paling tinggi dari tugas kepolisian. Saya berikan apresiasi dan penghargaan bagi mereka,” tuturnya.
Kapolda Sumsel, Irjen A. Rachmad Wibowo, melalui Kabid Humas Kombes Sunarto, menyatakan bahwa sejak diluncurkannya aplikasi Banpol oleh Polda Sumsel, telah tiga kali berhasil menggagalkan upaya bunuh diri tiga orang warga.
“Alhamdulillah, sejak diluncurkan pada Oktober 2022 yang lalu, aplikasi Banpol ini sudah berhasil menyelamatkan tiga warga masyarakat yang hendak melakukan bunuh diri, di lokasi yang sama di Jembatan Musi IV Palembang,” tuturnya.
Narto menghimbau warga masyarakat agar memanfaatkan aplikasi Banpol untuk menyampaikan keluh kesah ataupun laporan yang membutuhkan layanan kepolisian. Operator siap melayani, stand by 24 jam.













