Update

Pencemaran Sungai Keranji Cibinong KB Bogor Oleh Limbah Pabrik Tahu

Siber24jam.com – Sungai tercemar akibat limbah pabrik tahu buang sembarangan tanpa diolah terlebih dahulu di Kabupaten Bogor, salah satunya pabrik tahu yang berlokasi di Kelurahan Tengah, Cibinong, Kabupaten Bogor, hanya 500 meter dari pusat pemerintahan, kantor bupati Kabupaten Bogor. Limbahnya langsung dibuang di Sungai Keranji. Belum lagi sistem pembakarannya yang menggunakan kayu bakar, per hari bisa menghabiskan lebih dari satu truk kayu bakar.

Perusahaan atau perorangan yang membuang limbah tanpa izin bisa kena pidana sesuai Pasal 60 UU PPLH. Setiap orang dilarang melakukan dumping limbah dari/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin.

Pasal 104 UU PPLH menyatakan bahwa setiap orang yang melakukan dumping limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60 dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun dan denda paling banyak Rp 3 miliar.

Pekerja pabrik tahu mengaku bahwa pabrik tersebut memiliki RW setempat. Saat dikonfirmasi mengenai izin pendirian, izin pembuangan limbah, serta sertifikat keamanan pangan, pihak pabrik tahu tidak memberikan keterangan sementara lokasi pabrik tahu terlihat kotor. Para pekerja juga tidak mengenakan pakaian higienis sebagaimana seharusnya dalam produksi makanan.

“Saya di sini hanya pekerja. Ada beberapa pabrik di sini. Yang saya kerjakan punya RW Manan,” ungkap salah seorang pekerja.

Sementara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, saat dikonfirmasi, menyatakan bahwa media harus mengirim surat terlebih dahulu. Baru jika ada balasan, media bisa melakukan konfirmasi ke pihak terkait di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup.

“Untuk konfirmasi di Dinas Lingkungan Hidup, media harus mengirim surat terlebih dahulu. Baru nanti jika ada jawaban, baru bisa dilakukan wawancara,” terang Hadi, pegawai Dinas Lingkungan Hidup.

 

Sementara pemerhati lingkungan hidup mempertanyakan kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor. Mengapa begitu sulit bagi media untuk meminta keterangan? Seharusnya, apabila ditemukan pencemaran, langsung diselidiki.

“Saya mempertanyakan kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor. Jika benar ada temuan, media hanya berjarak 500 meter dari pusat pemerintahan, seharusnya segera ditindak,” tutup Ali.”

 

Penulis: Zakar

Berita Lainnya

Tags:

Update News

Jelang HUT ke-81 TNI, Rudy Susmanto Bersama Forkopimda Ziarah ke TMP Pondok Rajeg

CIBINONG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten...

KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting Aspri Ridwan Kamil Diperiksa, KPK Dalami Jejak Dana Iklan BJB KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Salah satu yang menjadi perhatian penyidik adalah keterangan Randy Kusumaatmadja, mantan asisten pribadi Gubernur Jawa Barat periode 2018–2023, Ridwan Kamil. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Randy diperiksa untuk mengurai keluar-masuk serta pengelolaan uang yang berkaitan dengan perkara tersebut. “Penyidik berkeyakinan bahwa saksi-saksi yang dilakukan pemanggilan, termasuk asisten pribadi dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ini diduga mengetahui terkait dengan keluar masuknya uang, termasuk juga pengelolaan uang,” kata Budi, Jumat (2/10/2026). KPK tengah menelusuri pengadaan iklan Bank BJB yang nilainya sekitar Rp400 miliar. Dari jumlah tersebut, penyidik menduga hanya sekitar 50 persen yang digunakan untuk pengadaan iklan, sedangkan sisanya diduga masuk ke dana nonbudgeter dan mengalir kepada sejumlah pihak. Menurut Budi, posisi Randy penting untuk membantu penyidik mengurai asal uang, penggunaannya, pihak yang memberikan perintah, hingga ke mana dana tersebut mengalir. “Bisa jadi menjadi hub ya, placement uang masuk, kemudian peruntukan dari uang itu, nah kemudian dari siapa ini alur perintahnya, kemudian alirannya kepada siapa saja, ini semuanya didalami,” ujarnya. KPK juga mendalami aktivitas Ridwan Kamil ketika menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, termasuk penggunaan anggaran dan dugaan keberadaan dana taktis di luar anggaran APBD. Selain itu, penyidik sebelumnya telah menelusuri aktivitas penukaran mata uang asing yang dilakukan Ridwan Kamil pada periode 2021–2024 dengan nilai miliaran rupiah. KPK menyatakan masih mendalami sumber pembiayaan, tujuan transaksi, serta aktivitas yang berkaitan dengan perkara tersebut. KPK juga sedang menghitung potensi kerugian keuangan negara dalam klaster pertama perkara, yakni dugaan penyimpangan dan pengondisian pengadaan iklan Bank BJB, dengan berkoordinasi bersama auditor negara. Seluruh informasi tersebut masih berada dalam tahap penyidikan KPK. Status dan keterlibatan masing-masing pihak akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan serta alat bukti yang diperoleh.

JAKARTA, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan...

Nobar Indonesia-Bangladesh Digelar Rudy Susmanto, UMKM Kebagian Berkah

CIBINONG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Indonesia kontra...

Bupati Bogor Dukung Tegar Beriman Championship, 2.361 Pesilat Adu Prestasi

CIBINONG Siber24jam.com – Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah Tegar Beriman Championship yang diikuti 2.361 pesilat...