Update

Acara Dinas PUPR Kabupetan Bogor Diwarnai Insiden, Panitia Suruh Petugas Pengamanan Hotel Tegur Peliput

dinas pekerjaan umumPeserta sosialisasi Peraturan Menteri PUPR Nomor 08/2023

Bogor, Siber24jam.com– Acara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor, yakni sosialisasi penyusunan harga perkiraan sendiri (HPS) untuk proyek tahun anggaran 2024 di lingkup Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) yang menghadirkan para pelaku jasa kontruksi dan sejumlah asosiasi kontraktor di salah satu hotel di kawasan Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cisarua, Selasa (06/02/2023) kemarin, diwarnai insiden peneguran petugas keamaan hotel kepada seorang peliput dari salah satu media online.

Peneguran yang dilakukan petugas keamanan hotel itu terjadi di luar ruang acara sosialisasi, yang dilaksanakan Bidang Jasa Kontruksi (Jaskon) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor. Sang petugas keamanan itu mengaku disuruh menegur atas permintaan panitia acara. “Mohon maaf pak sebelumnya,  saya diminta panitia acara untuk tidak mengizinkan peliputan acara di ruangan, tapi harus menunggu di luar ruang,” ujar petugas keamanan hotel tersebut kepada Zarkasi, pewarta dari media online Siber24jam.

Sementara itu, Zarkasi, dalam keteranganya menduga teguran yang dilakukan petugas keamanan hotel itu imbas dari pengambilan foto di lokasi acara sosialisasi yang dihadiri Kepala Bidang Jasa Kontruksi (Kabid Jaskon) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bambang Wadadi dan Kepala Bidang Irigasi dan Sumber Daya Air Eka Sukarna.

“Saya berani mengambil foto atau gambar di dalam ruangan  karena tidak ada pengumuman acara sosialisasi penyusunan HPS untuk proyek tahun anggaran 2024 di lingkup Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor  itu tertutup,” ungkap Zarkasi.

Alasan lain kata Zarkasi, membuat dirinya berani masuk ruangan dengan pintu terbuka itu, karena acara sosialisasi itu sumber anggarannya dari APBD Kabupaten Bogor tahun 2024. “Itu kan acara umum dengan biaya dari APBD, jadi sifatnya terbuka, apalagi untuk peliputan media, dan ini bagian dari keterbukaan informasi publik yang diatur undang-undang,” tegas Zarkasi.

Usai acara Zarkasi pun langsung menghampiri seorang panitia acara yang merupakan pegawai atau karyawan Dinas PUPR untuk meminta penjelasan kenapa panitia yang mengaku bernamaAyu itu menyuruh petugas keamanan hotel menegur.

“Nah, pas saya hampir, panitia yang bernama Ayu itu membantah menyuruh petugas keamanan hotel untuk menegur saya, agar tak meliput acara di dalam ruang. Terlepas siapa yang benar dan salah, insiden seperti yang saya alami ini tak perlu terjadi, apalagi tugas peliputan dilindungi undang-undang, intinya jika acara yang dibiayai APBD atau sumber anggaran dari negara/daerah tak perlu ditutupi,” pungkas Zarkasi. ***

 

Penulis : Zakar

Berita Lainnya

Tags: , , ,

Update News

Rudy Susmanto: Api Galuga Tak Boleh Diremehkan, Bara Masih Bisa Muncul

CIBUNGBULANG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga,...

Bupati Rudy: Kebakaran TPA Galuga Bukan Soal Kabupaten atau Kota, Tanggung Jawab Bersama

CIBUNGBULANG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto turun langsung memastikan penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir...

Rudy Susmanto Pimpin Sinergi Kabupaten-Kota Bogor Tangani Kebakaran Galuga

CIBUNGBULANG, Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin apel gabungan Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah...

Dinsos: Konsumsi Petugas dan Relawan Terpenuhi Selama Penanganan Kebakaran TPA Galuga 

Siber24jam.com, CIBUNGBULANG – Atas arahan Bupati Bogor, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Sosial terus...