Update

Demi Jaga Netralitras Aparat, GPMN Minta Insiden Boyolali Segera Diproses Secara Hukum

Jakarta, siber24jam.com – Insiden penganiayaan relawan oleh oknum TNI di Boyolali harus secepatnya di proses secara hukum agar netralitas aparat dalam proses Pemilu 2024 bisa terjaga. Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Gema Perjuangan Maharani Nusantara (GPMN) Daddy Palgunadi di sela-sela kegiatan bertatap muka dengan warga dalam rangkaian kegiatan sosialisasi Pilpres 2024, di kawasan Cipete Jakarta Selatan, Selasa sore (2/1).

Daddy mengungkapkan keprihatinannya atas aksi kekerasan yang dilakukan sejumlah oknum TNI hari Sabtu lalu (30/12) yang membuat para korban harus dirawat di rumah sakit. Menurutnya, insiden Boyolali memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat soal netralitas aparat keamanan dalam ajang kontestasi Pemilu tahun ini.

“Jika kasus tersebut tidak secepatnya diproses secara hukum akan menjadi pertanyaan di tengah masyarakat, bahkan bisa menjadi bola liar,” pungkasnya.

Penyelesaian secara hukum insiden Boyolali diharapkan memunculkan tanggapan positif dari masyarakat bahwa proses Pemilu akan berjalan kondusif dan meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam ajang pesta demokrasi ini.

“Kami berharap aparat penegak hukum bisa membuktikan slogan netralitas yang digembar-gemborkan selama ini,” tambah Daddy.

Insiden Boyolali bisa jadi referensi dalam ajang debat Capres dan Cawapres soal penanganan tindak kekerasan yang dilakukan oleh oknum aparat. Hal ini dianggap penting agar tindak kekerasan oknum aparat keamanan tidak terulang lagi di masa mendatang.

“Ini bisa jadi satu pertanyaan yang dilontarkan kepada Capres dan Cawapres soal penanganan yang akan mereka lakukan saat menghadapi kasus tindak kekerasan yang dilakukan oleh oknum aparat keamanan terhadap warga sipil,” tambahnya.

 

Berita Lainnya

Tags: ,

Update News

Bupati Rudy Dorong KDMP Cipelang Jadi Percontohan Nasional  

CIBINONG, Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di bawah arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus...

Penyerobotan Lahan di Jalan Tuturuga Aimas: Antara Derita Warga dan Ketegasan Hukum yang Dinanti

Penyerobotan Lahan di Jalan Tuturuga Aimas: Antara Derita Warga dan Ketegasan Hukum yang Dinanti Aimas...

6,5 Tahun Penjara Menanti! DPO Penyalahgunaan PAD Dumai Ditangkap di Pidie Jaya

JAKARTA Siber24jam.com – Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung berhasil mengamankan seorang...

Di Bawah Kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Raih Predikat Istimewa Reformasi Hukum

BANDUNG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menorehkan capaian positif dalam tata kelola pemerintahan....