Update

Sungai Cileungsi Tercemar Limbah B3, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta APH Tangkap Pelaku

sungai cileungsi tercemarKetua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto

Bogor,Siber24jam.com- Sungai Cileungsi tercemar limbah bahan berbahaya dan beracun atau B3, dan mengakibatkan berbagai jenis ikan mati membuat geram Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto.

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra itu saking kesal dengan para pelaku mendesak aparat penegak hukum (APH) segera menangkap pelaku pembuangan limbah ke Sungai Cileungsi.

“Perlu ada tindakan tegas kepada pelaku pembuang limbah B3 ke Sungai Cileungsi, jangan pandang bulu, maupun perorangan sampai korporasi, ketika terbukti meyakinkan membuang limbah berbahaya dan mengandung racun harus ditindak tegas,” kata Rudy, Selasa (19/09/2023).

Rudy mengatakan, pelaku pembuangan limbah cair yang mengandung bahan berbahaya dan beracun itu membuat rakyat susah, bahkan bukan dari Kabupaten Bogor saja, tapi dari Kota Bekasi juga, karena aliran Sungai Cileungsi itu mengalir hingga Bekasi, sebelum bergabung dengan Sungai Citarum di laut Jawa.

“Ulah si pembuang limbah itu membuat rakyat susah, karena tak bisa lagi memanfaatkan air Sungai Cileungsi. Jadi sangat pantas sekali mereka itu dijatuhkan sanksi tegas, karena tindakan mereka sudah masuk katagori kejahatan lingkungan,” tegas wakil sekretaris jenderal DPP Partai Gerindra itu.

Rudy mengungkapkan, Sungai Cileungsi, saat ini kondisinya sudah sangat parah, limbah cair yang mengandung bahan berbahaya dan beracun itu sudah merusak ekosistem yang ada di sekitar sungai, parahnya lagi akibat limbah itu warga pun tak kuat menahan bau menyengat hidung dan bikin pusing kepala.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor jangan ragu untuk melakukan tindakan, DPRD full akan mendukung, karena tindakan tegas itu diperlukan untuk kebaikan dan menjaga kelestarian Sungai Cileungsi,” kata Rudy.

Rudy pun meminta, langkah penelusuran asal  muasal limbah cair mengandung bahan berbahaya dan beracun dilakukan secara optimal, karena Rudy menduga, banyak korporasi yang membenamkan pipa saluran air kedalam tanah yang fungsinya untuk membuang limbah.

“DPRD pun terus menjalin kordinasi dengan semua unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menuntaskan persoalan pencemaran Sungai Cileungsi yang terus berulang, kita berharap dengan terselesaikannya kasus Sungai Cileungsi, masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai kembali bisa memanfaatkan air Sungai Cileungsi,” tutup Rudy, ***

 

Penulis : Zarkasi

Editor : Mochamad Yusuf

 

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , , , , , ,

Update News

Maulid Nabi di MAN 1 Bogor Dikemas Edukatif, Siswa Unjuk Potensi melalui Beragam Perlombaan

CIBINONG Siber24jam.com — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bogor menggelar Peringatan Hari Besar Islam (PHBI)...

Produk Olahan Perikanan Kabupaten Bogor Tembus Pasar Jepang

Cibinong Siber24jam.com – Produk olahan perikanan asal Kabupaten Bogor mulai menembus pasar internasional. Salah satunya...

Sidang Perdana Gugatan PMH Aset Tanah Cisarua Digelar, PPWI Desak Para Tergugat Hadir di Persidangan

CIBINONG, Siber24jam.com – Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, Kabupaten Bogor, menggelar sidang perdana perkara perdata gugatan...

Sengketa Aset Tanah Cisarua Masuk PN Cibinong, PPWI: Jangan Hindari Proses Hukum

CIBINONG Siber24jam.com – Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, Kabupaten Bogor, menggelar sidang perdana perkara perdata gugatan...