RUMPIN, Siber24jam.com – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, turun langsung meninjau lokasi jembatan ambruk di...
Kabupaten Tangerang,Siber24jam.com- Forum kerukunan umat beragama (FKUB) Kabupaten Tangerang, menggelar silaturahmi dan Buka Puasa Bersama lintas Iman bertempat di Komplek Gereja Bersama Citra Raya Blok. L No. 9, Ruang 1 Jl. Boulevard Timur, Ciakar, Panongan, Tangerang Regency, Banten 15710, pada Selasa sore (11/04/2023).

Acara tersebut dihadiri sejumlah pemuka agama antara lain, Iptu Hotma P.A Manurung S.Tr.K S.I.K (Kapolsek Panongan),Kapten Arh. Agus Halim Siregar (Danramil Panongan), Suherman (Kasi Sat Pol PP Kec. Panongan), H. Yahya (Pengurus FKUB Kab. Tangerang), Anwar Munawar (Ketua MUI Kec. Panongan), Ustd. Maman SE (Ketua F DKM Citra Raya), Martinus (Ketua GBCR),Romo Felix SS CC (Tokoh agama Khatolik),Perwalilan GP Ansor, Perwakilan umat Budha.
Kegiatan silaturahami yang diselenggarakan ini merupakan iwujud dari prinsip yang selalu di tanamkan oleh semua agama sebagai upaya untuk mempererat silaturahmi.

Pada kesempatan itu,Romo Felix SS,CC selaku tokoh agama katolik mengatakan acara penuh kekeluargaan ini merupakan bentuk jalinan cinta kasih sesama umat manusia. Menurut nya, semua umat manusia sama di mata Allah, karena itu sesama umat manusia harus saling mengasihi tanpa melihat perbedaan. Karena momennya bulan Ramadhan, maka diwujudkan dalam acara buka puasa bersama.
“Ini sebenarnya cinta kasih antar manusia ciptaan Allah. Kita ini kan semua sama alurnya dari Allah. Di bulan Ramadhan ini, kita mengerti bahwa saudara-saudara kita yang muslim sedang menjalankan ibadah puasa, jadi mereka itu menahan hawa nafsu dan kita harus menghormatinya. Ikut membagi, ikut memberi, ikut mengisi dan ikut saling melakukan toleransi,” kata Romo.
Romo menilai toleransi di Indonesia sudah cukup baik dan yang terpenting adalah semua umat manusia harus saling memahami bahwa semua berasal dari Allah. Jika pemahaman tersebut terus diperkuat, maka dapat memperkokoh toleransi dan kebersamaan.
“Sumbernya itu hanya satu yaitu Allah yang kita sembah, itu hanya satu. Nah kita itu mencocokan kesamaan-kesamaan, menghindari perbedaan-perbedaan. Sesungguhnya kalau kita memahami itu pasti indah, berbeda-beda itu indah.
Seperti hari ini yang hadir berbeda-beda baik suku, agama, latar belakang, semuanya ada hari in. Jadi cinta kasih itu harus sama tanpa memandang perbedaan,” tutur Romo
Pada kesempatan ini, Romo juga mengajak masyarakat non muslim dapat menghormati umat muslim yang sedang menjalani ibadah puasa. Rasa hormat kepada mereka yang berpuasa merupakan sikap saling memahami yang harus dijaga.
“Ini adalah satu makna bahwa saudara kita yang muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa kita harus menghormati dan mendukung serta ikut merasakan bagaimana merek Menahan hawa nafsu, menahan lapar. Jadi kita harus selalu bersama-sama bisa memahami keadaannya, karena sesungguhnya itu adalah baik. Kita berbagi untuk makan bersama itu luar biasa, membagi berkah,” ungkap Romo
Sementara itu,Iptu Hotma P.A Manurung STrK.,S.I.K kapolsek panongan memberikan apresiasi kepada FKUB kecamatan panongan yang memiliki gagasan menggelar acara buka puasa bersama ini.
“Kalau kita berbuat baik maka kita juga yang akan mendapatkan kebaikannya dan kalau kita berbuat jelek maka kita juga yang akan mendapatkan kejelekannya. Kita berbuat baik pada seseorang mungkin bukan orang itu yang menolong kita pak tapi orang lain yang akan menolong kita. Begitu juga sebaliknya kita berbuat jelek sama seseorang belum tentu orang itu yang akan membalas kejelekan kita tetapi bisa orang lain,” terang Hotma.
Hal senada juga disampaikan Ustad Abu Asirin selaku penceramah, Saat menyampaikan ceramah nya mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah SWT menjadi rahmat untuk semua umat manusia dan alam semesta.
“Ayat ini mengatakan Wama arsalnaka illa rahmatan alamin artinya kehadiran Muhammad diutus oleh Allah itu menjadi rahmat bagi kita sekalian bukan hanya orang Islam dan karena itu apabila ada di antara kita umat Islam yang perilaku sikapnya merusak atau membenci atau menyakiti sesama manusia itu berarti tidak mencerminkan ajaran Islam,” ujar Ustad Abu Asirin
(Erwin)
Berita Lainnya
Tags: Buka Puasa Bersama, Ramadhan











