Update

Cegah Anak Cacingan, Dinkes Kota Sukabumi Geber Program Pemberian Obat

cegah anak cacinganSejumlah guru Madrasah Ibtidiyah (MI) Bojong Loa, mengarahkan para siswanya untuk tertib saat menerima pemberian obat pencegah cacingan dari Dinas Kesehatan Kota Sukabumi (foto sukabumikab.go.id(

Sukabumi,Siber24jam.com – Cegah anak cacingan, Dinas Kesehatan, Pemerintah Kota Sukabumi, pada awal tahun 2023 ini menggencarkan program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM). Target atau sasaran dari program itu adalah anak-anak usia satu sampai 12 tahun.

“POPM yang kita kampanyekan ini, tak sekedar mencegah anak tidak terserang cacingan, tapi juga bisa mencegah anak bertumbuh pendek atau stunting,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan, Wita Darmawanti, dikutip dari radar sukabumi.id, Selasa (28/02/2023).

Wita, ditemui di kantor yang beralamat di Jalan Surya Kencana Nomor 41, Kelurahan  Selabatu, Kecamatan Cikole, mengungkapkan, anak yang terserang penyakit cacingan berpotensi mengalami stunting, kenapa ? karena penyakit cacingan itu menghambat pertumbuhan fisik anak. “Tanda-tanda stunting itu diteksi awalnya dari cacingan. Program POPM digalakan sejak awal tahun 2023 ini dengan target anak usia satu hingga 12 tahun,” ujar Wita.

Sebagai informasi, kampanye pencegahan cacingan pada anak yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) itu dengan mendatangi  setiap sekolah SD dan  Posyandu yang ada di setiap kampung. Pemberian obat pencegahan cacingan ini, dilakukan secara rutin dan diberikan secara gratis.

“Program POPM ini dapat menjadi salah satu upaya menekan kasus stunting di Kota Sukabumi. Karena memang dari cacingan ini dapat menjadi salah satu penyebab anak mengalami stunting sebab itu dilakukan pencegahan dari sejak dini,” paparnya.

Wita berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan dapat menekan kasus stunting di Kota Sukabumi kedepannya. Sebab itu, Dinkes juga meminta agar masyarakat sadar akan pentingnya melakukan imunisasi dan upaya pencegahan lainnya. “Semoga dengan adanya program ini semua anak dapat terjaga kesehatannya sehingga bisa berdampak terhadap penurunan angka stunting,” harap Wita menutupi.

 

Penulis : Mochamad Yusuf

 

Berita Lainnya

Update News

Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Masuk Tahap Verifikasi, Mengapa Pelepasan 3.800 Hektare Hutan Ikut Disorot KPK?

Siber24jam.com,  JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memverifikasi laporan penolakan gratifikasi yang disampaikan Menteri...

Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Masuk Tahap Verifikasi, Mengapa Pelepasan 3.800 Hektare Hutan Ikut Disorot KPK?

JAKARTA Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memverifikasi laporan penolakan gratifikasi yang disampaikan Menteri...

Jika Terpilih, Hendrika Ingin Ubah Patoman Menjadi Sentra Kedaulatan Pangan

PRINGSEWU Siber24jam.com – Tekad menjadikan Pekon Patoman sebagai desa yang mandiri dan berdaulat di bidang...

Bogor Koi Show 2026 Sukses Digelar, Kabupaten Bogor Perkuat Posisi sebagai Sentra Koi Nasional

CIBINONG Siber24jam.com – Bogor Koi Show 2026 sukses diselenggarakan di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor,...