Karhutla Berulang, Pemerintah Jangan Gagal Menegakkan Hukum! Tajuk Rencana Oleh: Dr. Dian Assafri Nasai,...
TANGERANG – Taufik Arahman, S.H., dikukuhkan sebagai Ketua Umum terpilih Forum Keluarga Besar Sumatra Bagian Selatan (FKBSS) periode 2026–2030. Pengukuhan tersebut berlangsung dalam rapat di Hotel Amaris Citra Raya, Tangerang, Minggu (18/10/2026).
Dalam kepengurusan baru tersebut, Taslim Wirawan, S.H., dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen). Keduanya diharapkan mampu memperkuat organisasi sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel).
Acara pengukuhan dihadiri para pendiri, penasihat, pembina, serta perwakilan organisasi FKBSS. Sejak berdiri pada 2017, FKBSS telah mengalami tiga kali pergantian ketua umum sebagai bagian dari perjalanan organisasi.
Dalam sambutannya, Taufik Arahman mengajak seluruh masyarakat Sumbagsel untuk menjaga persatuan, mempererat tali persaudaraan, dan membangun kebersamaan melalui FKBSS.
Ia menekankan bahwa forum tersebut harus menjadi wadah silaturahmi yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang serta menjaga keharmonisan antaranggota.
“Melalui FKBSS, mari kita perkuat persaudaraan, menjaga kebersamaan, dan membangun persatuan masyarakat Sumatra Bagian Selatan,” demikian inti pesan Taufik dalam sambutannya.
FKBSS menaungi semangat kebersamaan masyarakat dari lima provinsi di kawasan Sumatra Bagian Selatan, yakni Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, dan Jambi.
Menurut Taufik, persatuan dan komunikasi yang baik menjadi modal penting untuk menjaga kekompakan organisasi serta memperluas peran FKBSS di tengah masyarakat.
Sebagai langkah awal kepengurusan periode 2026–2030, Taufik menginstruksikan Sekretaris Jenderal Taslim Wirawan beserta jajaran pengurus untuk segera melakukan penataan keanggotaan.
Penataan tersebut mencakup pendataan anggota yang telah bergabung serta membuka ruang bagi masyarakat Sumbagsel lainnya yang ingin menjadi bagian dari FKBSS.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat basis keanggotaan, meningkatkan koordinasi, dan membuat program organisasi berjalan lebih terarah.
Dengan struktur kepengurusan yang tertata, FKBSS diharapkan semakin mampu menjalankan perannya sebagai wadah pemersatu masyarakat Sumbagsel, khususnya dalam mempererat silaturahmi dan membangun solidaritas.
Sementara itu, Pembina I FKBSS, Lukman Ahmad, bersama Pembina II, Haji Hermando, berharap pertemuan akbar dapat segera dilaksanakan setelah susunan kepengurusan terbentuk.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempertemukan lebih banyak elemen masyarakat dan organisasi yang memiliki keterikatan dengan Sumbagsel.
Keduanya juga mendorong agar organisasi-organisasi lain dapat diundang untuk memperkuat komunikasi dan kembali menyatukan semangat kebersamaan dalam satu wadah.
Pertemuan akbar itu diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat konsolidasi organisasi dan memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan FKBSS.
Harapan tersebut sejalan dengan komitmen Taufik Arahman untuk menjadikan FKBSS sebagai ruang persaudaraan yang inklusif bagi masyarakat dari lima provinsi di Sumatra Bagian Selatan.
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2030, FKBSS diharapkan semakin solid, mampu merangkul lebih banyak anggota, serta menjaga persatuan masyarakat Sumbagsel di mana pun berada.
Pewarta: Obay/M. Kholil
SIBER24.com
Berita Lainnya
Tags: Rudy Susmanto























