CIBINONG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto kembali menorehkan...
CIBINONG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto kembali menorehkan prestasi di bidang kesehatan. Kabupaten Bogor meraih penghargaan sebagai kabupaten dengan kenaikan cakupan imunisasi terbaik pertama di Jawa Barat dalam Gerakan Bersama Akselerasi Imunisasi (GEBER AKSI) Tahun 2026.
Prestasi tersebut semakin lengkap dengan keberhasilan Puskesmas Pabuaran Indah dan Posyandu Nusa Indah, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, yang meraih penghargaan sebagai unit pelayanan dengan kenaikan cakupan imunisasi terbaik pertama.
Penghargaan diserahkan dalam kegiatan Pertemuan Evaluasi dan Apresiasi Capaian Gerakan Bersama Akselerasi Imunisasi Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Bandung, Rabu (7/10/2026). Penghargaan untuk tingkat kabupaten diberikan berdasarkan data pada Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK).
Capaian ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan kader Posyandu dalam meningkatkan jangkauan pelayanan imunisasi bagi bayi dan anak.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak dalam memperkuat pelayanan imunisasi kepada masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak dalam meningkatkan cakupan imunisasi di Kabupaten Bogor. Kami tidak ingin capaian ini berhenti sebagai sebuah penghargaan, tetapi menjadi momentum untuk terus memperkuat pelayanan dan memastikan tidak ada anak yang terlewat mendapatkan imunisasi,” ujar Fusia.
Menurutnya, peningkatan cakupan imunisasi membutuhkan sinergi antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, rumah sakit, tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta dukungan masyarakat.
Puskesmas dan Posyandu memiliki peran penting dalam pelaksanaan imunisasi, pendataan sasaran, serta edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya memberikan imunisasi secara lengkap dan tepat waktu.
Berdasarkan data pelaksanaan program hingga Agustus 2026, cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) pada bayi di Kabupaten Bogor mencapai 63,4 persen. Sementara itu, cakupan Imunisasi Baduta Lengkap tercatat sebesar 61,3 persen.
Fusia menegaskan, penghargaan tersebut akan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan imunisasi. Upaya yang dilakukan meliputi pelacakan bayi dan anak yang belum mendapatkan imunisasi, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader, serta penguatan pencatatan dan pelaporan.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dan lintas program. Target kita bukan hanya meningkatkan angka cakupan, tetapi memastikan imunisasi benar-benar menjangkau seluruh sasaran, terutama anak-anak yang berada di wilayah dengan cakupan rendah,” katanya.
Pemkab Bogor mengajak masyarakat untuk berperan aktif mendukung program imunisasi dengan membawa bayi dan anak ke fasilitas pelayanan kesehatan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat, percepatan imunisasi diharapkan semakin merata sehingga lebih banyak bayi dan anak di Kabupaten Bogor memperoleh perlindungan kesehatan melalui imunisasi lengkap dan tepat waktu.
Berita Lainnya
-
Satgas Yonif 131/Brajasakti Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Kampung Sawiyatami, Kabupaten Keerom
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto






















