Update

Cegah Perkawinan Anak, Kemenag Bogor Bekali 333 Siswa MAN 1 Bogor Lewat Program BRUS

CIBINONG, Siber24jam.com – Sebanyak 333 siswa kelas XI MAN 1 Bogor antusias mengikuti Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang digelar Seksi Urusan Agama Islam (Urais) dan Bina Syariah (Binsyar) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula MAN 1 Bogor sejak pukul 07.30 WIB tersebut memberikan pembekalan kepada para siswa mengenai kesiapan memasuki kehidupan berkeluarga, tanggung jawab dalam pernikahan, serta pentingnya merencanakan masa depan secara matang.

Kepala Seksi Urais dan Binsyar Kemenag Kabupaten Bogor, H. Ade Janwarudin, mengatakan pelaksanaan BRUS mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 1012 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Bimbingan Pranikah Remaja Usia Sekolah.

Menurutnya, program BRUS menjadi salah satu upaya memberikan pemahaman kepada remaja mengenai pentingnya kesiapan sebelum memasuki kehidupan berkeluarga sekaligus mendorong pencegahan perkawinan anak.

“Kami ingin memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada para remaja, khususnya remaja usia sekolah, tentang pencegahan kawin anak dan penguatan keluarga,” ujar Ade Janwarudin.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi bimbingan pranikah yang disampaikan Muhammad Sukron dan Syihabuddin. Materi diarahkan untuk membangun pemahaman peserta mengenai kesiapan diri, tanggung jawab, pengambilan keputusan, serta perencanaan kehidupan sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta mengikuti rangkaian pembinaan dan materi yang diberikan narasumber sebagai bekal menghadapi masa depan, termasuk dalam menentukan pilihan terkait pendidikan, kehidupan sosial, dan kehidupan berkeluarga.

Kegiatan BRUS juga dihadiri Kepala Tata Usaha MAN 1 Bogor, Yuliati, Wakil Kepala Bidang Sarana, Wachyu Ramadhan, serta para wali kelas yang mendampingi siswa.

Kehadiran jajaran madrasah tersebut menunjukkan dukungan terhadap program pembinaan remaja yang dilaksanakan Kemenag Kabupaten Bogor. Sinergi antara madrasah dan Kemenag dinilai penting dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, tanggung jawab, dan kesiapan menghadapi kehidupan sosial.

Kepala Tata Usaha MAN 1 Bogor, Yuliati, mengapresiasi pembinaan yang diberikan Kemenag Kabupaten Bogor melalui program BRUS. Menurutnya, materi yang disampaikan relevan dengan kebutuhan siswa sebagai generasi muda yang sedang mempersiapkan masa depan.

“Kami sangat berterima kasih dan bersyukur karena para murid mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat melalui kegiatan ini. Semoga pembinaan ini dapat menambah wawasan dan menjadi bekal bagi mereka untuk mempersiapkan masa depan dengan lebih baik,” ungkap Yuliati.

Program BRUS diharapkan dapat memperkuat pemahaman remaja mengenai pentingnya mempersiapkan masa depan, membangun keluarga secara matang, serta mencegah keputusan menikah pada usia anak.

Penulis: HM/38
Edit: Zakar

Berita Lainnya

Tags: ,

Update News

Statement by the Royal Office Regarding the NWM Development Program

Rabat – On October 28, 2026, the King of Morocco presided over a meeting to...

Miris! 10 Tahun Mengabdi, PPPK Paruh Waktu di Puskesmas Depok Bergaji Rp3 Juta, Tanpa Tunjangan

Siber24jam.com, DEPOK – Nasib pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Dinas...

Dugaan Penyimpangan Prosedur Revitalisasi SD di Katibung, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Transparan

LAMPUNG SELATAN Pelaksanaan program revitalisasi sejumlah sekolah dasar (SD) di Kecamatan Katibung, Kecamatan Kalianda Kabupaten...

Tak Hanya Latihan Militer, Kopassus dan ANTAM Pongkor Hadir Membantu Warga Citalahab

BOGOR Siber24jam.com – Kepedulian terhadap masyarakat ditunjukkan PT ANTAM Tbk Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE)...