Update

Konflik Ekonomi Berujung Maut: Pelaku Terbakar Amarah karena Upah Tak Sesuai

PALEMBANG, Siber24jam.com – M Yunus (44), warga Desa Ibul Besar I, Kabupaten Ogan Ilir, meninggal dunia setelah diserang dengan senjata tajam yang melukai kepala dan tubuhnya. Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu subuh, 4 Agustus 2024, dan sempat menggemparkan warga setempat.

 

Pelaku, RY (29), warga Dusun I, Desa Ibul Besar III Pamulutan Ogan Ilir, akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian setelah dilakukan pendekatan persuasif oleh tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Palembang.

 

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Dr. Harryo Sugihhartono, dalam konferensi pers di Mapolrestabes pada Rabu, 6 Agustus 2024, yang dihadiri Kasat Reskrim AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait dan Kasi Humas Kompol Evial Kalza, mengungkapkan bahwa pembunuhan ini dilatarbelakangi oleh masalah jual beli minyak solar milik korban.

 

“Peristiwa ini berawal ketika pelaku, yang sedang mangkal sebagai ojeg di warung dekat TKP, didatangi seseorang yang tidak dikenal. Orang tersebut menyebutkan bahwa korban hendak menjual minyak sebanyak dua jerigen seharga Rp 450 ribu dengan upah Rp 50 ribu,” jelas Kombes Harryo.

Pelaku kemudian menemui korban untuk menegaskan pesan tersebut. Terdapat kesepakatan bahwa minyak dijual dengan harga Rp 450 ribu, dan pelaku akan mendapatkan upah Rp 50 ribu. Namun, setelah penjualan, pelaku hanya diberikan upah Rp 25 ribu, yang menyebabkan kemarahan dan perselisihan antara keduanya.

 

“Pelaku merasa tidak dihargai dan kesal karena upah yang diberikan tidak sesuai kesepakatan. Emosi ini memuncak, dan pelaku kemudian pulang ke rumah untuk mengambil senjata tajam. Pelaku kembali menemui korban, dan terjadilah cekcok yang berujung pada serangan menggunakan senjata tajam,” lanjut Harryo.

 

Pelaku menyabetkan senjata tajam berulang kali ke arah korban, yang sempat mencoba bertahan dan melarikan diri. Namun, korban dikejar dan disabet hingga mengalami luka berat pada kepala dan bagian belakang tubuhnya.

 

Setelah kejadian, pelaku pulang ke rumah, sementara petugas melakukan olah TKP dan menemukan dua saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Kedua saksi tersebut mengenali pelaku dan memberitahukan istri pelaku, yang kemudian mendorong pelaku untuk menyerahkan diri.

 

“Kami berhasil menangkap pelaku pada Selasa dinihari. Sebilah parang bergagang kayu warna coklat sebagai barang bukti telah kami amankan,” ujar Harryo.

 

Pelaku RY dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup.

Berita Lainnya

Update News

Rudy Susmanto Dorong Digitalisasi Bursa Kerja, Warga Bogor Dipermudah Mendapatkan Pekerjaan

KLAPANUNGGAL Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto mendukung optimalisasi...

Bupati Rudy Susmanto Tekankan Pelayanan Publik Lebih Baik, Kades hingga Kepala Sekolah Diminta Berbenah

TANJUNGSARI Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pentingnya perubahan kualitas pelayanan publik di lingkungan...

Kejagung Bongkar Dugaan Skandal Tambang Batu Bara PT CCM, Hotel di Nunukan Digeledah!

Siber24jam.com, JAKARTA – Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung...

Bupati Rudy Susmanto Pacu Kebangkitan Ekspor Ikan Hias Bogor, Bidik Pasar Internasional

CIOMAS, Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong kebangkitan sektor perikanan, khususnya komoditas ikan hias...