Update

RSUD Cibinong Tingkatkan Layanan Kesehatan dengan Tiga Inovasi Baru

CIBINONG, Siber24jam.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan demi mencapai standar pelayanan yang paripurna. Sebagai bagian dari upaya ini, RSUD Cibinong meluncurkan tiga inovasi layanan sekaligus: KRISAN, PLASTIKAL, dan SAHUR SEPUH. Ketiga inovasi ini mencakup pelayanan bagi pasien, pengunjung, pegawai, dan tenaga kesehatan eksternal.

 

Direktur RSUD Cibinong, Yukie Meistisia Satoto, menjelaskan bahwa inovasi KRISAN dirancang untuk meningkatkan keilmuan dan keterampilan tenaga kesehatan, baik internal maupun eksternal. KRISAN mencakup kolaborasi, riset, pendidikan, edukasi, dan rujukan atau disaster plan yang terintegrasi dalam sebuah aplikasi yang dapat dipantau melalui Command Center di RSUD Cibinong dan 112 Kabupaten Bogor.

“Inovasi kedua adalah PLASTIKAL atau Pelayanan Stunting dengan Monitoring dan Evaluasi Tumbuh Kembang Secara Digital. PLASTIKAL merupakan upaya mencegah stunting dengan mengedukasi ibu dan keluarga pasien yang bayinya dirawat di RSUD Cibinong,” kata Yukie. Inovasi ini diterapkan di ruang NICU, Dahlia, atau Anggrek 3, dengan harapan bayi-bayi yang lahir dengan berat badan rendah tidak masuk dalam kategori balita kurus atau wasting, sejalan dengan program nasional untuk mengurangi angka stunting di Indonesia.

 

“Inovasi ketiga adalah SAHUR SEPUH, bagian dari Instalasi Pelayanan Tradisional Komplementer dan Kesehatan Jiwa Terintegrasi RSUD Cibinong. Inovasi ini melengkapi pengobatan konvensional dengan menyediakan pelayanan akupunktur untuk rawat jalan, rawat inap, dan bahkan home care, bagi pasien yang sibuk dengan tenaga medis yang profesional dan berkualitas,” tambah Yukie.

 

Inovasi-inovasi ini diresmikan oleh Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, pada kegiatan Akselerasi Transformasi Pelayanan Kesehatan Rujukan di RSUD Cibinong, yang berlangsung di Hotel Harris Cibinong City Mall pada Selasa, 21 Mei 2024.

 

“Harapannya dengan inovasi-inovasi terbaru ini, derajat kesehatan dan pengetahuan masyarakat akan meningkat, serta kompetensi tenaga kesehatan akan terus berkembang, demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang paripurna,” tandas Yukie.

Berita Lainnya

Update News

Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat

Jakarta, Siber24jam.com – Di tengah masifnya digitalisasi bisnis, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah...

Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

Pemalang, Siber24jam.com – Praktik lancung “dagang perkara” kembali mencoreng wajah penegakan hukum di Kabupaten Pemalang....

Sahara Maroko: Jerman Tegaskan Dukungan atas Inisiatif Otonomi dan Siap Perkuat Kerja Sama Diplomatik-Ekonomi

Rabat, Siber24jam.com – Pemerintah Federasi Jerman secara resmi menegaskan kembali dukungannya terhadap inisiatif otonomi di...

Kemenag Kabupaten Bogor Tegaskan Pengelolaan Zakat UPZ Sesuai Aturan Syariat

Bogor, Siber24jam.com – Menanggapi sejumlah pemberitaan daring terkait pengelolaan zakat pada Unit Pengumpul Zakat (UPZ),...