Update

Kota Bogor Ajak Pelaku Usaha Berkolaborasi untuk Menurunkan Angka Stunting

Siber24jam.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah, kembali mengajak para pelaku usaha di Kota Bogor untuk berkolaborasi mempercepat menurunkan angka stunting. Pasalnya, berdasarkan hasil penelitian, penanganan stunting tidak cukup hanya sekali, melainkan harus berkesinambungan dan melibatkan banyak pihak karena pemerintah tidak dapat berdiri sendiri.

Menurutnya, hasil dari pelaksanaan program “Penting Lur” (Pemerintah Kota Bogor, Peduli Stunting Melalui Telur), yang melibatkan ASN Kota Bogor melalui pemberian protein telur secara konsisten bagi anak stunting dan risiko stunting, mampu memberikan dampak yang cukup signifikan. Namun, dari jumlah keseluruhan, hanya setengahnya yang dapat ditangani, sementara sisanya harus ditangani bersama-sama oleh berbagai pihak atau melalui kolaborasi.

Tercatat, jumlah keluarga risiko stunting di Kota Bogor kurang lebih ada 20 ribu, yang terdiri dari calon pengantin (catin), anak di bawah dua tahun (baduta), ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Pemerintah tidak bisa berdiri sendiri. Ke depan, penanganannya sesuai data dan informasi wilayah tidak hanya sekali, tetapi dalam kurun waktu 3 hingga 6 bulan, berkolaborasi dengan pihak lain, khususnya para pelaku usaha yang terdekat. Pola yang akan diatur oleh dinas terkait,” kata Syarifah di Auditorium Gedung Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, Selasa (23/1/2024).

Dengan usaha bersama, Syarifah menginginkan penderita stunting di Kota Bogor sembuh, dan keluarga risiko stunting tidak bertambah lagi. Stunting terjadi pada 1.000 hari pertama kelahiran. Jika terlewati atau terlampaui, maka akan muncul anak stunting yang pertumbuhannya tidak dapat diperbaiki, imunitas tubuh dan perkembangan otaknya terganggu sehingga IQ-nya tidak berkembang.

“Kita harus berpacu dan berkolaborasi untuk menanganinya. Jika melihat jumlah yang demikian banyak dan tidak tertangani dengan benar, maka dalam beberapa tahun lagi, atau saat Indonesia emas tahun 2045, saat anak memasuki usia kerja, kualitas SDM anak Indonesia akan sulit bersaing,” tegasnya.

Terkait lingkungan, kata Syarifah, di Kota Bogor masih ada 30 ribu keluarga yang ODF, di mana pada tahun 2023 sebanyak 10 ribu telah diselesaikan, dan sisanya masih 20 ribu akan ditangani bersama-sama sebagai dukungan akselerasi percepatan penurunan stunting. Selain itu, 70 persen penyakit yang diderita masyarakat berkaitan dengan lingkungan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bogor, Rudy Mashudi, menyampaikan sejumlah data melengkapi apa yang disampaikan Sekda. Berdasarkan hasil survei status gizi Indonesia tahun 2022, stunting di Kota Bogor mencapai angka 18,7 persen, sementara provinsi 20,2 persen, dan nasional 21,6 persen.

Percepatan penurunan stunting, sebut Rudy, tidak terlepas dari target yang ditetapkan pemerintah pusat mempersiapkan anak-anak usia dini menjadi SDM generasi emas tahun 2045.

“Dengan kekuatan dan kolaborasi pentahelix dalam percepatan penurunan stunting, maka target 14 persen secara nasional tahun 2024 dan target di Kota Bogor sebesar 9,9 persen, optimistis dapat kita capai bersama-sama,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, disampaikan paparan praktik dan intervensi penurunan stunting oleh dua pihak yang telah berkontribusi dalam membantu percepatan penurunan stunting, GM Swiss Bell In Hotel, Yuni Manika, dan Perempuan Indonesia Maju Bogor Raya, Siti Nurlaela.

Berita Lainnya

Tags:

Update News

Bupati Rudy Susmanto Lepas Ribuan Buruh Bogor ke Monas, Tegaskan Semangat Kebersamaan

CIBINONG Siber24jam.com — Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama jajaran kepolisian melakukan monitoring langsung terhadap keberangkatan...

KH Ahmad Yaudin Sogir Serukan Kesabaran dan Introspeksi di Tengah Bencana

BOGOR Siber24jam.com – Khutbah Jumat yang disampaikan oleh KH Ahmad Yaudin Sogir di Masjid Al-Mubaarokah,...

Bupati Bogor Pastikan Keamanan Jalur Kunjungan Presiden di Babakan Madang

Babakan Madang Siber24jam.com — Rudy Susmanto bersama Kapolres Bogor meninjau langsung jalur yang akan dilalui dalam...

Restoran Masakan Pakistan & Yaman Terbaik di Sleman

Siber24jam.com *Saat Rindu Masakan Timur Tengah Datang Tiba-tiba* Pernahkah kamu duduk di warung makan biasa,...