CIBINONG, Siber24jam.com – Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mendampingi...
Bogor, Siber24jam.com-Miliki jam terbang sebagai birokrat tulen didukung dengan banyaknya alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), tokoh masyarakat Kabupaten Bogor, Ad Ruhandi atau Jaro Ade, sangat yakin, Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu, akan berhasil menuntaskan sejumlah pekerjaan rumah atau PR, salah satunya masalah di Parung Panjang.
“Jam terbang itu tak bisa dibohongi, saya yakin dengan segudang pengalaman beliau (Asmawa Tosepu), pekerjaan yang tak terselesaikan diperiode kepemimpinan 2018-2023 akan tertangani, semisal permasalahan truk angkutan tambang di Kecamatan Parung Panjang,” kata Jaro Ade, Selasa (02/01/2024).
Menurut tokoh Partai Golkar ini, permasalah truk angkutan tambang di Kecamatan Parung Panjang itu harus secepatnya ditangani, dan itu pesan dari Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, saat melantik Asmawa, menjadi Pj Bupati Bogor.
“Pemerintah pusat melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Pak Tito Karnavian, tentunya memiliki pertimbangan yang matang memilih Pak Asmawa, sebagai Pj Bupati Bogor, apalagi sebelumnya Pak Asmawa, menjabat Wali Kota Kendari, dimana kondisi di Kendari, tak jauh berbeda dengan Kabupaten Bogor, meskipun jumlah penduduknya sedikit,” ujar mantan ketua DPRD Kabupaten Bogor, periode 2014-2019 itu.
Jaro Ade mengungkapkan, selain masalah Parung Panjang, Asmawa, diyakini akan mampu menjalankan program-program pembangunan yang telah disepakati Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan Badan Anggaran DPRD yang sudah dimasukan dalam APBD 2024.
“Dengan adanya dukungan dari seluruh pejabat, saya yakin semua program pembangunan yang sudah dimasukan di APBD 2024 akan berjalan sesuai target, termasuk mempertahankan suasana kondusif di Kabupaten Bogor, pada tahun politik ini,” tutup politisi yang memulai karir pemerintahannya di Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya.
Sebagai informasi, Asmawa Tosepu, dilantik menjadi Pj Bupati Bogor, Sabtu (30/12/2023) lalu di Gedung Sate, Kota Bandung. Asmawa, merupakan lulusan IPDN tahun 1997. Pria kelahiran 15 Oktober 1974 itu selepas lulus IPDN meniti karir di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga menjabat kepala Biro Umum, sebelum ditunjuk jadi Pj Wali Kota Kendari.***
Penulis : Zarkasi
Editor : Mochamad Yusuf
Ade Ruhandi atau Jaro Ade













