CIBINONG, Siber24jam.com – Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mendampingi...
Bogor, Siber24jam.com- Bersama Indocement Tunggal Prakarsa, mahasiswa program magister ilmu komunikasi Universitas Paramadina, Jakarta, yang tergabung dalam kelompok Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Program Magister Ilmu Komunikasi, baru-baru menggelar kampanye penyelamatan bumi bersama siswa SDN Gunung Putri 05, Desa/Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
“Pengabdian masyarakat yang kita laksanakan di SDN Gunung Putri, Kabupaten Bogor ini mengangkat tema soal “Beraksi Dengan Warna, Selamatkan Bumi Kita”, kegiatan yang dilaksanakan di SDN Gunung Putri 05 ini sangat tepat dan relevan dengan tema karena sekolah ini merupakan salah satu sekolah Adiwiyata mitra Indocement Kompleks Pabrik Citeureup,” kata Ketua Kelompok PKM, Fariz Alwy, dalam keterangan tertulisnya yang disebar melalui Tim Divisi Corporate Social Responsibility PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk, Selasa (26/12/2023).
Fariz mengatakan, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengajarkan siswa-siswi SDN Gunung Putri 05 teknik ber-story telling yang baik dan benar, serta memberi motivasi bagi mereka untuk berani tampil di depan kelas/publik.
“Kegiatan ini tidak hanya sekadar memberikan materi pembelajaran kepada siswa sekolah, namun juga merupakan sebagai bentuk nyata dari komitmen mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina 2023 dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Program ini diharapkan dapat terus berkelanjutan secara mandiri atas inisiatif masyarakat sendiri,” ujar Fariz.
Fariz mengaku, seluruh mahasiswa yang ikut kegiatan pengabdian masyarakat sangat senang ketika berada di tengah-tengah siswa SDN Gunung Putri 05, apalagi para siswa sangat aktif bertanya seputar program penyelamatan bumi.“Tema ‘Beraksi Dengan Warna’, kami ingin mengajarkan mereka bahwa setiap cerita bisa menjadi alat yang kuat untuk menyampaikan pesan, dan warna dapat menjadi media yang menyenangkan untuk mengungkapkan kreativitas mereka,” kata Fariz Alwy.

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, kelompok mahasiswa menyediakan galon bekas sebagai media untuk menggambar. Rifqi Muhammad, anggota kelompok yang memimpin sesi ini, menjelaskan pemilihan galon bekas sebagai media gambar tidak hanya sebagai alat praktek semata, melainkan juga mengandung pesan mendalam.
“Kami ingin menyampaikan pesan tentang keberlanjutan dan kreativitas. Galon bekas dapat menjadi pot tanaman yang berguna atau tempat sampah yang indah setelah dihias. Dengan ini, kami berharap dapat mengajarkan siswa-siswi SDN Gunung Putri 05 tentang pentingnya mendaur ulang dan kreativitas dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rifqi.
Kepala sekolah SDN Gunung Putri 05 mengatakan, kehadiran PKM Program Magister Ilmu Komunikasi di sekolah yang dipimpinnya itu telah memberikan banyak ilmu dan pengetahuan kepada para siswa., “Siswa-siswi kami terlihat sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti kegiata ini, karena mereka tidak hanya belajar teknik-teknik ber-story telling, tetapi juga menyadari potensi kreativitas yang dapat mereka ungkapkan melalui seni dan penggunaan barang bekas yang sesuai dengan visi misi sekolah kami yang peduli terhadap lingkungan,” ungkap Supriyadi.
Division Manager Corporate Social Responsibility PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk, Gadang Wardono menegaskan, Indocement selalu siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk melaksanakan program pemberdayaan masyarakat termasuk dengan pihak mahasiswa Universitas Paramadia. “Kami percaya dan yakin, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dapat membawa dampak positif bagi masyarakat, khusus yang tinggal di desa-desa binaan perusahaan,” kata Gadang menutupi. ***
Penulis : Mochamad Yusuf
Berita Lainnya
Tags: 05, bogor, gunung, Indocement, Jakarta, kabupaten, paramadina, prakarsa, putri, sdn, tunggal, universitas
Mahasiswa Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina,Jakarta, bersama siswa SDN Gunung Putri 05, Kabupaten Bogor













