RUMPIN, Siber24jam.com – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, turun langsung meninjau lokasi jembatan ambruk di...
Bogor,Siber24jam.com- Mulai tahun depan, program Satu Miliar Satu Desa (SamiSade) yang menjadi unggulan Pemerintah Kabupaten Bogor, saat Bupati Ade Yasin dan Wakil Bupati Iwan Setiawan, pada tahun 2024 mendatang melibatkan konsultan perencana dan pengawas.
Kepastian dilibatkannya konsultan perencana dan pengawas pada program SamiSade 2024, disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD) Renaldi Yushab Fiansyah, pejabat cukup senior di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, yang beberapa kali menjabat sebagai camat menjelaskan, format program SamiSade 2024 beda dengan tahun sebelumnya, dimana proyek-proyek infrastruktur yang berisiko, perencanaannya dan pengawasan tak diserahkan kepemerintah desa, tapi dikerjakan konsultan perencana.
“Alhamdulillah, usulan kita agar pelaksanaan program SamiSade didampingi konsultan disetujui Badan Anggaran DPRD, dengan mengalokasikan anggaran Rp 2 miliar dalam APBD 2024,” kata Renaldi, kepada Jurnal Bogor, Minggu (03/11/2023).
Renaldi mengatakan, anggaran untuk membiayai konsultan perencana dan pengawas program SamiSade, tidak ditranfer kerekening pemerintah desa, namun dititip di kecamatan, tiap kecamatan pun mendapatkan alokasi anggaran yang berbeda.
“Kami melibatkan konsultan perencana dan pengawas pada program SamiSade, karena kami ingin kualitas proyek, khususnya yang berisiko itu dibangun sesuai perhitungan, baik itu dari sisi biaya/anggaran maupun kualitas proyek infrastruktur yang dibangun,” tegas Renaldi.
Ketua DPRD Rudy Susmanto mengatakan, alasan DPRD melanjutkan program SamiSade pada tahun anggaran 2024 mendatang, karena program yang digagas Bupati Ade Yasin dan Wakil Bupati Iwan Setiawan, pada tahun 2019 lalu sangat membantu penuntasan masalah infrastruk pedesaan, sekaligus untuk percepatan pemerataan pembangunan.
“Program SamiSade ini kan sudah berlangsung tiga tahun anggaran, kita berharap untuk fisik atau infrastruktur kualitasnya lebih oke dibandingkan tahun sebelumnya. DPRD pun minta, anggaran program SamiSade, tak hanya dipakai untuk membangun infrastruktur, tapi juga dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes,” pinta Rudy.
Disinggung soal dilibatkannya konsultan perencana dan pengawasan, Rudy mengaku, untuk detailnya kurang tahu. Namun demikian, Rudy merespon positif dilibatkannya konsultan perencana dan pengawasan dalam program pembangunan infrastruktur berisiko.
“Insya Allah, kalau pakai konsultan diawal perencanaan sampai pengawasan, kualitas proyek yang dibiayai anggaran SamiSade, pada tahun 2024 mendatang akan jauh lebih baik dibandingkan tahun 2021,2022 dan 2023,” kata Wakil Sekretaris Umum DPP Partai Gerindra itu menutupi. ***
Penulis : Zarkasi
Editor : Mochamad Yusuf
Berita Lainnya
Tags: ade, bogor, bupati, iwan, kabupaten, program, samisade, setiawan, wakil, yasin
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemerintah Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah











