Update

Lintas Ormas di Kabupaten Bogor Datangi Penyelenggara Acara Festival Musik PBB di Stadion Pakansari Cibinong

Bogor, Siber24jam.com – Lintas Organisasi Masyarakat (Ormas) Kabupaten Bogor, menyesalkan tidak adanya sinergitas yang baik oleh pihak Event Organizer (EO) terkait kegiatan acara festival musik Pesta Bebas Berselancar (PBB), yang akan menyuguhkan band papan Atas Dewa 19 bertempat di area Ring 2 Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor, pada (17/6/2023).

Ketua Lintas Ormas Kabupaten Bogor, Yunus menyebut berawal dari dirinya yang mendapat sambungan telfon berupa keluhan-keluhan dari belasan lintas ormas, yang menyuarakan aspirasinya kepada pihaknya mengenai perhelatan festival musik PBB, akan tetapi lintas ormas tak dilibatkan.

Atas dasar itu, atas suara dan aspirasi dari rekan-rekan sejawatnya tersebut, lantas dia menyarankan belasan organisasi masyarakat yang tergabung di lintas Ormas itu agar dapat menanyakannya secara langsung kepada pihak penyelenggara pada siang hari ini langsung ke lokasi titik acara.

“Berawal dari teman-teman yang banyak menanyakan kaitan kegiatan itu, kenapa ormas-ormas di kabupaten Bogor tidak dilibatkan oleh pihak EO di event Festival Musik PBB tersebut. Lalu saya sampaikan, agar teman-teman lintas ormas ini bisa merapat ke EO pada hari ini untuk menanyakannya secara langsung,” kata Yunus kepada wartawan, Jum’at (16/6/2023).

Ia melanjutkan, wacana belasan lintas ormas yang ada di Kabupaten Bogor itu akan datang kelokasi acara pada Jum’at 16 Juni 2023 sekira pukul 14.00 WIB, yang tujuannya sebatas mempertanyakan mengapa ormas dan Organisasi Kepemudaan (OKP) yang ada di Bumi Tegar Beriman tidak dilibatkan.

Yunus tak pungkiri, kaitan pengamanan dan keamanan saat berlangsungnya acara pada Sabtu 17 Juni 2023 esok hari, hal itu merupakan ranah dari pihak TNI Polri yakni dari jajaran Polres Bogor dan Kodim 0621 maupun instansi terkait dilingkup pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Kaitan keamanan dan pengamanan teman-teman paham lah, bahwa itu ranahnya TNI-Polri. Tapi alangkah lebih baiknya, pihak EO ini dapat juga melibatkan ormas-ormas yang ada di daerah ini, itu saja si dan nggak ada niatan kita untuk menghalang-halangi acara tersebut. Malah kita semuanya mendukung penuh dengan adanya acara festival musik PBB yang menampilkan band ternama Dewa 19 dan beberapa band ibu ibu kota lainnya yang turut hadir di event tersebut,” ungkapnya.

“Intinya cuma ingin ada sinergitas antara EO dengan lintas ormas di Kabupaten Bogo. Itu saja,” tambahnya sembari menegaskan.

Terpisah, tim penasehat Lintas Ormas Kabupaten Bogor yang sekaligus Co Founder Social Business Center (SBC), M. Burhani menyarankan, terhadap penyelenggara acara Festival Musik Pesta Bebas Berselancar itu, bisa berkoordinasi terlebih dulu dengan lintas ormas di Kabupaten Bogor agar tidak adanya ketersinggungan antara satu dengan pihak lainnya.

“Sangat disayangkan, bila di Bumi Tegar Beriman ini yang banyak event-event besar seperti festival PBB, tapi teman-teman kepemudaan, lintas ormas dan lainnya tapi tak dilibatkan. Seharusnya sinergitas itu dibangun, karena juga tak akan merugikan pihak EO, malah justru acaranya bisa lebih gebyar dan meriah dan kondusif. Dari pada seperti sekarang ini, ada ketersinggungan dari lintas ormas dengan penyelenggara acara tersebut,” tegas Burhani.

Burhani juga mengimbau, untuk kedepannya diharapkan bagi setiap penyelenggara acara apapun itu, bila ada event-event seperti demikian, sepatutnya lintas ormas yang ada di Kabupaten Bogor secara khususnya dapat dilibatkan.

“Sehingga keamanan, kenyamanan dan kondusifitas diwilayah dapat terbangun yang harmonis. Jangan seperti sekarang ini, EO dari mana tiba-tiba buat acara dan bikin sampah di GOR Pakansari buat apa,” jelasnya.

“Dia buat acara cuma cari keuntungan, terus hilang begitu saja,” tutup Burhani sembari menegaskan.

Sementara, ketika hal ini dikonfirmasi pihak Event Organizer Festival Musik PBB, yakni Ery enggan merespone apapun hingga berita ini ditayangkan.

Sekedar diketahui, Pesta Bebas Berselancar (PBB) merupakan festival musik dengan tema “The Party Mus Go On” dengan menampilkan berbagai musisi dari berbagai genre, mulai dari Dewan 19 Feat Virzha JKT 48, Nadin Amizah, Morfem, Reality Club’, The Panturas, The Jansen, Dongker, Andra and The Backbone, The Changcuters, dan Tipe X, yang akan berlangsung di area ring 2 Stadion Pakansari pada Sabtu 17 Juni 2023.

 

Berita Lainnya

Tags: , , , , , , , , , , ,

Update News

Hadir di Acara Pengukuhan PWI Jabar, KDM Tekankan Pentingnya Pers yang Independen dan Edukatif

Bandung – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengingatkan insan pers agar tetap menjadi penjaga kebenaran...

Jelang HUT ke-81 TNI, Rudy Susmanto Bersama Forkopimda Ziarah ke TMP Pondok Rajeg

CIBINONG Siber24jam.com – Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten...

KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting Aspri Ridwan Kamil Diperiksa, KPK Dalami Jejak Dana Iklan BJB KPK Telusuri Aliran Dana BJB, Aspri Ridwan Kamil Diduga Jadi Titik Penting JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Salah satu yang menjadi perhatian penyidik adalah keterangan Randy Kusumaatmadja, mantan asisten pribadi Gubernur Jawa Barat periode 2018–2023, Ridwan Kamil. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Randy diperiksa untuk mengurai keluar-masuk serta pengelolaan uang yang berkaitan dengan perkara tersebut. “Penyidik berkeyakinan bahwa saksi-saksi yang dilakukan pemanggilan, termasuk asisten pribadi dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ini diduga mengetahui terkait dengan keluar masuknya uang, termasuk juga pengelolaan uang,” kata Budi, Jumat (2/10/2026). KPK tengah menelusuri pengadaan iklan Bank BJB yang nilainya sekitar Rp400 miliar. Dari jumlah tersebut, penyidik menduga hanya sekitar 50 persen yang digunakan untuk pengadaan iklan, sedangkan sisanya diduga masuk ke dana nonbudgeter dan mengalir kepada sejumlah pihak. Menurut Budi, posisi Randy penting untuk membantu penyidik mengurai asal uang, penggunaannya, pihak yang memberikan perintah, hingga ke mana dana tersebut mengalir. “Bisa jadi menjadi hub ya, placement uang masuk, kemudian peruntukan dari uang itu, nah kemudian dari siapa ini alur perintahnya, kemudian alirannya kepada siapa saja, ini semuanya didalami,” ujarnya. KPK juga mendalami aktivitas Ridwan Kamil ketika menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, termasuk penggunaan anggaran dan dugaan keberadaan dana taktis di luar anggaran APBD. Selain itu, penyidik sebelumnya telah menelusuri aktivitas penukaran mata uang asing yang dilakukan Ridwan Kamil pada periode 2021–2024 dengan nilai miliaran rupiah. KPK menyatakan masih mendalami sumber pembiayaan, tujuan transaksi, serta aktivitas yang berkaitan dengan perkara tersebut. KPK juga sedang menghitung potensi kerugian keuangan negara dalam klaster pertama perkara, yakni dugaan penyimpangan dan pengondisian pengadaan iklan Bank BJB, dengan berkoordinasi bersama auditor negara. Seluruh informasi tersebut masih berada dalam tahap penyidikan KPK. Status dan keterlibatan masing-masing pihak akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan serta alat bukti yang diperoleh.

JAKARTA, Siber24jam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembangunan...

Nobar Indonesia-Bangladesh Digelar Rudy Susmanto, UMKM Kebagian Berkah

CIBINONG Siber24jam.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Indonesia kontra...