Bandung, Siber24jam.com — Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Dr. Sutikno, S.H., M.H., memimpin langsung upacara...
Lampung, Siber24jam.com – Sepanjang jalan dari kecamatan bulok, kecamatan Limau hingga Kecamatan Cukuh balak di Tanggamus Lampung banyak ditemukan jalan rusak, dari jalan longsor yang tidak kunjung di perbaiki hingga jalan berlobang seperti kubangan kerbau. Masyarakat sepertinya sudah putus asa dan pasrah bukan tanpa alasan kalaupun di perbaiki paling hanya sebentar saja sesudah itu tidak lama rusak lagi, karena di perbaikinya oleh pihak terkait hanya asal jadi ,ketika datang Hujan rusak lagi tergerus air belum lagi banyaknya truk tambak maupun truk pengangkut kayu yang melebihi kapasitas beret jalan yang dilalui , sepertinya pihak Dishub harus memperhatikan berat kendraan dengan kelas jalan yang bisa di lalui seperti yang di ungkapkan masyarakat Alibar.

“Banyaknya lobang dan jalan rusak, longsor di tanjakan gayau yang tidak kunjung diperbaiki sangat menyulitkan kami, bagaimana tidak jalan sudah seperti kubangan kerbau kami tidak punya pilihan kami harus usaha buat menafkahi keluarga, terpaksa melalui jalan itu meskipun kendaraan kami harus rusak, sangat susah kami memilih jalan kami hanya bisa pasrah sebab kalaupun diperbaiki paling hanya sebentar saja kami nikmati, sudah itu tidak lama rusak lagi banyak truk truk gede lewat sini, apalagi musim hujan datang tergerus air hujan jalam rusak lagi, karena kualitas jalannya hanya asal jadi, kami bingung harus protes kemana atau mengadu kemana, salah salah kami bisa di penjara, protes juga kita takut ,kami hanya bisa mengadu kepada Tuhan Yang Maha Esa”, ungkap Alibar,

Salah satu Pimpinan media dan Aktivis Sembilan Lapan merasa bingung apa yang terjadi di provinsi Lampung. Banyak masyarakat yang menyalurkan aspirasi ramai ramai di TikTok, lalu empat pilar Indonesia Eksikutif, Legislatif, Yudikatif dan media yang ada di provinsi Lampung kemana , mestinya bertanggung jawab akan hal itu seperti di ungkapkan Mojus.
“Banyak sekarang masyarakat ramai ramai sebagai betuk protes ke kepihak terkait melalui TikTok mungkin mereka sudah putus asa dan ketakutan untuk mengungkapkan aspirasi mereka, lalu empat pilar Indonesia yang ada di Provinsi Lampung pada kemana mereka bahu membahu dalam hal apa selama ini kok tidak ada suaranya yang keras maupun tindakan nyata. Entahlah apa yang terjadi di provinsi Lampung” tutup Mojus bingung.
Berita Lainnya
-
Satgas Yonif 509 Kostrad Wujudkan Kedekatan dengan Warga Sambili di Tengah Operasi Pengamanan di Papua
Tags: Susah Membedakan Kubangan Kerbau dan Jalan Di Tanggamus Provinsi Lampung













