Update

Bentuk Kampung Nelayan Pintar, Dinas Perikanan Kab Sukabumi Kolaborasi dengan Dua Universitas

bentuk kampung nelayanPeserta Forum Grup Discusion (FGD) pembentukan kampung nelayan pintar di Kabupaten Sukabumi

Sukabumi, Siber24jam.com- Bentuk kampung nelayan pintar atau smart fisheries villages  pada tahun 2023 ini,Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, berkolaborasi dengan Universitas Pakuan Bogor dan  Universiti Malaysia Terengganu.

“Rencana pembentukan kampung nelayan pintar itu menjadi pokok bahasan utama dalam Fokus  Grup Diskusion (FGD),” kata Kepala Dinas Perikanan Nunung Nurhayati, ditemui di Kantor Dinas Perikanan di Komplek Perkantoran Cimaja, Jalan Raya Cisolok KM 11, Karak Papak, Kecamatan Cisolok, Selasa (21/02/2023).

Sebagai informasi, FGD itu dihadiri  Dr. Hendro Sasongko dan Dion Achmad Armadi, SE. MSi, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan, sementara dari Trengganu University  of Malaysia diwakili Dr. Ir. Yuari Farradia dan Dr. Alfian Zein. Konsep kampung nelayan pintar diawali dengan pendalaman terhadap indicator, program ini dapat dikembangkan di wilayah desa, mengukur indikator pencapaian Sustainable Development Goals (SDG).

Menurut Nunung, ada tujuh indikator kampung nelayan pintar, diantaranya Smart Digital Infrastructure (Infrastruktur Digital Pintar), Smart Economy (Ekonomi Pintar), Smart Governance (Tata Kelola Pintar), Smart Environment (Lingkungan Pintar), Smart Living (Hunian Hidup Pintar), Smart Mobility (Mobilitas Pintar), Smart People (Penduduk Pintar).

“Berdasarkan survey yang telah dilakukan di  wilayah Cipatuguran dan Girimukti kepada responden nelayan dan non-nelayan, masih ada ruang dan peluang untuk mengembangkan kebijakan kampung nelayan pintar lebih jauh lagi,” ujar Nunung.

Nunung berharap, kedepanya keberadaan kampung nelayan pintar ini  dapat meningkatkan efisiensi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) perikanan di Kabupaten  Sukabumi serta menjadi tolok ukur dalam membangun ranah perikanan yang lebih cerdas.

“FGD dilaksanakan dengan harapan bisa menjadi dasar pengambilan kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemampuan nelayan, terutama di wilayah Desa Cipatuguran Kecamatan  Palabuhan Ratu dan Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas” jelas Nunung menutupi. ***

 

Editor : Mochamad Yusuf

 

Berita Lainnya

Update News

Di Balik Kemegahan Masjid Agung Baitul Faizin, Jangan Abaikan Kesucian yang Menentukan Sahnya Ibadah

Tajuk Redaksi Siber24jam.com & Liputan08.com Minggu 5 Juli 2026 Oleh: Zakar Masjid Agung Baitul Faizin...

Terima Kasih Bupati Bogor Rudy Susmanto, Car Free Day Hidupkan Kembali Kejayaan UMKM di Jalan Tegar Beriman

TAJUK REDAKSI Siber24jam.com & Liputan08.com Minggu, 5 Juli 2026 Penulis: Zakar Keputusan Bupati Kabupaten Bogor...

Pengajian Jurnalis Al Qlam, KH Achmad Yaudin Sogir: Kesucian Saat Buang Air Menentukan Sahnya Ibadah

CIBINONG Siber24jam.com – Pengajian rutin para jurnalis yang tergabung dalam Al Qlam kembali digelar di...

Kejagung Sita Lamborghini, Fortuner, Camry, Emas 8 Kg, Puluhan Dump Truck dan Excavator Milik Tersangka Aseng

Siber24jam.com,  JAKARTA – Tim Penyidik Kejaksaan Agung menyita sejumlah aset milik tersangka SDT alias Aseng...