Update

Petani Sasagaran Panen Bawang Merah, Bibit Bantuan dari Kementerian Pertanian

petani panen bawangDirektur Pembenihan Hortikultura, Kementerian Pertanian (Kementan) Inti Nashwari, menunjukan bawang merah yang dipanen. Bawang merah itu penanamannya bekerja sama dengan Kelompok Tani (Poktan) Karya Mukti, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebon Pedes, Kabupaten Sukabumi (foto dok sukabumikab.go.id)

Sukabumi,Siber24jam.com- Petani Desa Sasagaran, Kecamatan Kebon Pedes. Kabupaten Sukabumi, Jum’at (17/02/2023) melaksanakan panen perdana bawang merah yang ditanam beberapa bulan lalu dengan bibit bantuan dari Direktorat Pembenihan Holtikultura Kementerian Pertanian (Kementan)

“Hasil panennya sangat memuaskan, dan membuat para petani tambah semangat untuk menanam bawang merah dan komoditas pertanian lainnya, apalagi para petani itu dibantu tim dari Direktorat Pembenihan Hortikultura, Kementerian Pertanian,” kata Kepala Sub Bidang Sarana Pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Deni Ruslan, seperti dikutip dari laman sukabumikab.go.id, Minggu (19/02/2023).

Desa Sasaragan, Kecamatan Kebon Pedes, kata Dani, tanahnya sangat subur,  sehingga sangat cocok untuk mengembangkan berbagai jenis komoditas pertanian. “Terima kasih kepada Direktorat Perbenihan Holtikultura atas kepercayaan menanam dan memanen bawang merah serta manpaatnya bisa dirasakan langsung sama petani dan masyarakat, kami kan terus bahu membahu  membina petani untuk meningkatkan produksi bawang merah, “ujarnya.

Direktur Pembenihan Holtikultura, Inti Nashwari mengatakan, Kementan memiliki agenda menanam bawang merah dan potensi lainnya, termasuk di Desa Sasagaran, Kecamatan Kebon Pedes. “Ya meski wilayah Desa Sasagaran ini katagori dataran tinggi, tapi Alhamdulillah,  benih  bawang merah bisa tumbuh dan berhasil  panen lagi,” katanya.

Inti berharap, bawang merah yang dipanen bersama Poktan Karya Mukti ini bisa memenuhi kebutuhan warga Kabupaten Sukabumi. “Nah, karena hawanya sangat sejuk, kami juga mengusulkan Desa Sasagaran ini ini dijadikan desa wisata agro, agar petani memiliki nilai tambah,”  saran Inti menutupi. ***

 

Penulis : Mochamad Yusuf

 

Berita Lainnya

Update News

Listrik PLN Sering Padam, Warga Perumahan Felicity Semarang Keluhkan Kerusakan Elektronik

Semarang, Siber24jam.com – Warga Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, khususnya di kawasan Perumahan Felicity, Kota Semarang,...

Dalam Tiga Hari, Satresnarkoba Polres Banyuasin Ungkap Sejumlah Kasus Narkotika dan Amankan Lima Tersangka

Banyuasin, Siber24jam.com — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Banyuasin berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana...

Rudy Susmanto Dukung Film “Sayap Kecil Praja Muda Karana” Angkat Nilai Pramuka dan Wisata Malasari

CIBINONG, Siber24jam.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto memberikan dukungan penuh terhadap produksi film layar lebar...

Heboh Dugaan Sertifikat Ganda di Bogor, Ali Wardana Minta BPN dan Seluruh Pihak Terkait Diperiksa Total

BOGOR,Siber24jam.com – Munculnya dugaan sertifikat elektronik atas sebidang lahan yang sebelumnya telah memiliki sertifikat resmi...