Update

Nitrogen Cair Dingin Bahaya, Orang Tua Harus Pantau Anak Saat Jajan

nitrogen cair dinginPetugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bandung, didampingi Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, memeriksa jajanan anak ciki ngebul yang marak dijual (foto dok sukabumikota.go.id)

Sukabumi,Siber24jam.com- Nitrogen cair dingin berbahaya bagi tubuh, jika terus menerus dikonsumsi melalui makanan. Sejak maraknya penjualan ciki ngebul di beberapa daerah, khususnya di wilayah Provinsi Jawa Barat, membuat para petinggi di Provinsi Tata Pasundan itu khawatir,  bahkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bandung, sampai turun gunung ke Kota Sukabumi.

Kehadiran petinggi BPOM Bandung di kota yang dipimpin duet Wali Kota Achmad Fahmi dan Wakil Wali Kota Andri Setiawan Hamami itu, untuk menggelar sosialisasi dan inspeksi mendadak (Sidak) kelokasi-lokasi penjualan ciki ngebul.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, drg. Wita Darmawanti menjelaskan, jajanan yang disukai anak-anak SD itu sangat berbahaya bagi kesehatan, karena mengunakan zat kimia nitrogen cair.

“Penggunaan nitrogen cair itu kan tak boleh sembarangan, terlebih untuk makanan, seperti jajanan anak. Makanya, kenapa kita sebut ciki ngebul itu berbahaya bagi kesehatan, jika terus menerus dikonsumsi,” kata Wita, dikutip dari laman sukabumikota.go.id, Minggu (15/01/2023).

Wita menjelaskan, penjualan nitrogen cair itu tak sembarangan, ada aturan khusus yang mengaturnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sebut Wita, sejak maraknya jajanan ciki ngebul sudah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor KL.02.02/C/90/2023 tentang Pengawasan Terhadap Penggunaan Nitrogen Cair Pada Produk Pangan Siap Saji.

“Kementerian Kesehatan meminta semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya konsumsi jajanan ice smoke atau ciki ngebul yang banyak dijual. Hal ini dilakukan untuk mencegah kasus keracunan pangan yang lebih parah akibat konsumsi nitrogen cair yang berlebihan,” ujar Wita.

Sebagai informasi dalam SE tersebut, dijelaskan penggunaan dan penambahan nitrogen cair pada makanan pangan siap saji yang berlebihan dan dikonsumsi jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius. Gangguan kesehatan itu berupa radang dingin, luka bakar pada jaringan kulit, tenggorokan terasa seperti terbakar, bahkan dapat terjadi kerusakan internal organ.

“Ini disebabkan suhu yang teramat dingin dan langsung bersentuhan dengan organ tubuh dalam waktu yang panjang. Selain itu, menghirup uap asap nitrogen dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan kesulitan bernafas yang cukup parah,” tutup drg Wita.  ***

 

Editor : Mochamad Yusuf

Berita Lainnya

Update News

Gus Sholeh Salurkan 23 Ekor Sapi Kurban dan Satukan Ratusan Warga dalam Pengajian Iduladha 2026

Kabupaten Bogor, Siber24jam.com — Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi dimanfaatkan Gus Sholeh bersama...

APBD dan APBN untuk Kurban, Sahkah? KH Achmad Yaudin Sogir Jelaskan Pandangan Ulama

CIBINONG, Siber24jam.com — Polemik penggunaan anggaran negara, baik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Masjid Raya Nurul Wathon

Cibinong, Siber24jam.com — Bupati Bogor Rudy Susmanto menyerahkan secara simbolis hewan kurban bantuan Presiden Republik...

Kodim 0621 Kabupaten Bogor Tebar Semangat Pengorbanan di Hari Raya Iduladha 1447 H

Kabupaten Bogor,Siber24jam.com – Dalam semangat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kodim 0621 Kabupaten Bogor menggelar...