Antisipasi Gejolak Resesi Ekonomi, Kemenparekraf Siapkan Strategi Pengembangan Pasar Wisman - Siber24jam

Update

Antisipasi Gejolak Resesi Ekonomi, Kemenparekraf Siapkan Strategi Pengembangan Pasar Wisman

gejolak resesi ekonomiMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno (foto dok kemenparekraf.go.id)

Jakarta, Siber24jam.com- Antisipasi gejolak resesi ekonomi global,  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), mensiapkan sejumlah strategi agar kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke tanah air tetap mencapai target yang ditentukan untuk tahun 2023.

“Ada beberapa strategi, satu diantaranya  menyesuaikan strategi pengembangan pasar wisatawan mancanegara (Wisman) Indonesia, di tengah ancaman resesi ekonomi dunia tahun ini yang diprediksi akan mempengaruhi sejumlah negara pasar,”kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.

Sandiaga, dikutip dari laman  resmi kemenparekraf.go.id, Selasa (10/01/2023) mengatakan ada tiga lokomotif ekonomi dunia yang sudah terpetakan akan menghadapi resesi sehingga ekonominya melambat, yakni Amerika, China, dan negara-negara Eropa.

“Resesi tentunya ini akan berdampak terhadap pengeluaran masyarakatnya terutama di sektor pariwisata. Makanya kami langsung melakukan penyesuaian dari segi fokus untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya wisatawan mancanegara,” ujarnya.

Sandiaga menjelaskan, penyesuaian fokus akan diarahkan, kepada negara-negara yang menjadi pasar besar yang saat ini jumlah kunjungan wisatawannya ke Indonesia menunjukkan peningkatan yang luar biasa, seperti India, Australia, dan Selandia Baru.  “Wisatawan Malaysia dan Singapura yang masih terus bertumbuh,” ungkap Sandiaga.

Mengacu pada data, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia periode Januari hingga November 2022 mencapai 4,58 juta kunjungan. Angka itu  naik 228,30 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2021.

Dari jumlah tersebut, berdasarkan kebangsaan jumlah Wisman dengan kunjungan tertinggi adalah Malaysia dengan 876, 475 kunjungan, Timor Leste 628,471 kunjungan, Australia 552,216 kunjungan, Singapura 486, 295 kunjungan, serta India 218,417 kunjungan.

“Tahun 2023 sendiri jumlah kunjungan Wisman ditargetkan antara 3,5 juta hingga 7,4 juta. Kita berharap penyesuaian strategi yang dilakukan akan berdampak positif pada target kinerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tahun ini,” tegas Sandiaga.

Selain pasar Wisman, Sandiaga menegaskan pasar wisatawan nusantara (Wisnus) akan menjadi penopang utama.  Indonesia masih akan bertumbuh sekitar 5 persen, tentunya harus fokus untuk mendorong pergerakan wisatawan nusantara mencapai angka target 1,2 miliar sampai 1,4 miliar.

“Makanya, definisi pergerakan wisatawan nusantara yang bergerak antar kabupaten lebih dari 6 jam ini bisa dipicu dengan beberapa kegiatan-kegiatan seperti event, wisata kuliner, wisata shopping, wisata healing, maupun wisata-wisata di desa-desa wisata sekitar kita,” kata Sandiaga menutupi.

 

Editor : Mochamad Yusuf

 

Berita Lainnya

Update News

Komisi II DPRD Kota Bogor Bahas Rencana Kerja PDAM Tirta Pakuan Tahun Anggaran 2026

HUMPROPUB Siber24jam.com  – Komisi II DPRD Kota Bogor menerima jajaran Direksi PDAM Tirta Pakuan Kota...

Pengembangan Bogor Utara Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Bogor Siber24jam.com – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa Bogor Utara dalam sejarahnya...

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Dorong Penegakan Hukum Tegas dan Solusi Sosial atas Maraknya Gurandil

Kabupaten Bogor, Siber24jam.com — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menegaskan...

Kwarcab Pramuka Kabupaten Bogor Gandeng Diskominfo Perkuat Transformasi Digital Kepramukaan

Cibinong — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor menggelar Sosialisasi Komunitas Teknologi Informasi dan...

[show-lifestyle]